Sukses

Bukan Sekadar Olahraga, Ini Alasan Warga Surabaya Gemar Bersepeda

Liputan6.com, Surabaya Empat pria alumni Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (Stikosa) Almamater Wartawan Surabaya (AWS), Masrul Fajerin alias Cimenk, Kesar Utomo alias Glewo, Norman alias Cirenk dan Willy Irawan alias Bonyet, mulai menggeluti hobi bersepeda musiman di tengah pandemi Covid-19. 

Keempat pria warga Surabaya Raya ini mempunyai alasan yang berbeda-beda tentang hobi barunya tersebut, mulai dari berganti olahraga hingga wadat alias jomblo dan berharap menemukan jodohnya saat bersepeda musiman. 

Menurut Cimenk, bersepeda di tengah pandemi Covid-19 ini selain menjaga kondisi tubuh supaya tidak semakin melebar karena pemberlakuan Work From Home (WFH), bersepeda juga sudah menjadi gaya hidup. 

"Saya dulu lebih sering futsal, terus pandemi banyak yang tutup akhirnya saya melihat banyak orang yang bersepeda tiap malam makin banyak akhirnya saya coba sepedaan malam hari dan beda ketika pandemi surabaya sepi udara lebih segar dan mungkin ini trend baru juga," ucapnya di Surabaya, Minggu (28/6/2020). 

Sementara, Glewo mengaku gemar bersepeda untuk mencari keringat dan menjaga kondisi tubuh. Sebab, selama pandemi ini lebih banyak bekerja di rumah tanpa bergerak, sehingga akhirnya ia berinisiatif untuk bersepeda. 

"Ya biar berkeringat dan badan bergerak karena ini kan pandemi kita tetap jaga kesehatan dan kondisi, plus supaya tidak semakin melebar badan karena terlalu lama work from home," ucapnya. 

Sedangkan Cirenk dan Bonyet mengaku bersepeda musiman karena masih jomblo.

"Ya barangkali bisa nemu jodoh aja saat bersepeda," ucap mereka berdua sambil tertawa. 

Keempat senior Stikosa AWS ini biasanya janjian bersepeda musiman bertemu di depan pos polisi Taman Bungkul Surabaya dan selanjutnya bersepeda berkeliling kota dengan rute Raya Darmo, Gubernur Suryo, Bambu Runcing dan kembali ke Taman Bungkul.

 

2 dari 2 halaman

Saksikan video pilihan berikut ini: