Sukses

VIDEO: Sajian Abon Pepaya, Nikmat Menggugah Selera

Liputan6.com, Jakarta - Sajian abon yang biasa dinikmati bersama nasi, umumnya dari bahan daging sapi, daging ayam maupun ikan. Nah, bagaimana rasanya jika buah pepaya dibuat abon?

Di Pasuruan, tiga mahasiswa berhasil berinovasi membuat abon dari buah pepaya yang rasanya tak kalah nikmat dengan abon berbahan daging. Berikut kita simak pemberitaannya pada Fokus, 29 Juni 2020.

Tak sulit bagi Aan Tirta, Sofia, dan Windy, tiga Mahasiswa Jurusan Pertanian Universitas Jember asal Desa Nguling, Kecamatan Nguling, Pasuruan, untuk mencari bahan baku abon pepaya yang diproduksinya. Karena buah pepaya banyak ditanam di desanya.

Bukan pepaya matang yang dicarinya, tapi pepaya muda yang masih berwarna hijau. Pepaya kemudian dikupas dan dibersihkan, lalu diberi garam secukupnya untuk menghilangkan getah dan rasa getir.

Bumbu yang digunakan juga sederhana, dan sama seperti membuat abon dari bahan daging. Seperti bawang merah, bawang putih, lada dan bumbu-bumbu pelengkap lainnya. Yang membedakan, dalam memasak abon pepaya ini menggunakan tepung terigu dan tepung beras.

Adonan bumbu halus, parutan pepaya, dan tepung diaduk hingga merata. Selanjutnya disaring untuk memisahkan parutan pepaya yang sudah dilumuri tepung dari sisa-sisa tepung.

Langkah berikutnya digoreng kering. Ide membuat abon pepaya ini, pertama kali dicetuskan Aan Tirta, Mahasiswa Pertanian Universitas Jember, Jurusan Ketahanan Pangan saat mengisi waktu luang, selama masa perkuliahan di rumah akibat pandemi COVID-19. 

Melalui sistem penjualan online, abon pepaya yang diproduksi ketiga mahasiswa ini mendapat respon baik pembeli. Dalam sehari mereka mampu memasarkan 300 bungkus abon pepaya, kemasan 200 gram seharga Rp 8.000. Ketiga mahasiswa ini tak lagi dipusingkan dengan uang tambahan kuliah dan uang jajan.