Sukses

Perjuangan Pejabat Kemenag Blitar Sembuh dari Corona di Sela Disertasi

Liputan6.com, Surabaya Seorang pejabat Kementerian Agama Kabupaten Blitar, Jatim, bernama Syaikul Munib berhasil sembuh dari Corona Covid-19. Tidak hanya itu, ia pun mampu menyelesaikan program pendidikan S3 walaupun disertasinya diselesaikan setelah masa karantina.

"Saya terkena corona saat pelatihan petugas haji. Itu pelatihan 8 hingga 18 Maret 2020. Saya menyelesaikan disertasi 7 Maret dan pada 8 Maret itu berangkat diklat," kata Syaikul di Blitar seperti yang dikutip dari Antara, Kamis (2/7/2020).

Proses disertasi selanjutnya dilakukan penyelarasan bahasa dan diserahkan ke kampus. Pengerjaan seluruhnya dilakukan di rumah setelah ia dinyatakan sudah sembuh dari Corona Covid-19. Syaikul pulang dari rumah sakit pada 2 April 2020, dan seluruh penyelesaian akhir untuk disertasi bisa dilakukannya.

Ia juga mengaku termotivasi untuk segera sembuh saat di rumah sakit. Selain keluarga juga disertasi yang sudah dibuatnya. Ia menempuh pendidikan program S3 di Kampus IAIN Tulungagung selama delapan semester. Untuk empat semester teori dan empat semester mengerjakan disertasi tersebut.

Selama ia sakit, dirinya mengalami gejala perut mual, badan demam, tidak ada nafsu makan, sehingga tidak bisa tidur. Namun, karena sakit tersebut menjadi penyemangat baginya untuk segera sembuh, terlebih lagi dukungan keluarga juga sangat besar.

"Itulah yang jadi motivasi. Saya harus sembuh agar bisa menyelesaikan disertasi saya. Istri juga rutin ke rumah sakit membawa buah, jus," ucapnya

Ia ujian disertasi secara terbuka secara daring di Pascasarjana IAIN Tulungagung pada 1 Juli 2020. Ia ikut ujian terbuka promosi doktor program studi Manajemen Pendidikan Islam dengan judul disertasi Strategi Peningkatan Mutu pada Satuan Pendidikan Berprestasi Ditinjau dari Kurikulum dan Guru (Studi Multikasus pada Madrasah Aliyah Negeri Kota Blitar dan Madrasah Aliyah Ma'arif Nadhlatul Ulama Kota Blitar).

Berdasarkan rapat penguji disertasi Pascasarjana IAIN Tulungagung, pria yang lahir di Blitar, 25 Maret 1968 itu telah menyelesaikan ujian disertasi terbuka program doktor bidang Manajemen Pendidikan Islam XXI dengan predikat sangat memuaskan.

2 dari 2 halaman

Saksikan video pilihan berikut ini: