Sukses

VIDEO: Satu Orang Tewas karena Perkelahian di Pasuruan

Liputan6.com, Jakarta - Setelah sempat dirawat di RSUD Bangil, Jawa Timur, salah seorang korban luka akibat perkelahian warga di Pasuruan, akhirnya meninggal dunia.

Hasil penyelidikan, polisi menemukan sejumlah barang bukti, di antaranya, sebilah senjata tajam, dan sejumlah barang para korban. Berikut seperti dilansir pada Fokus, 3 Juli 2020.

Tangis keluarga pecah, menyambut kedatangan jenazah Paidi di rumah duka di Kecamatan Nguling, Pasuruan. Pria berusia 35 tahun itu, akhirnya meninggal dunia setelah sempat dirawat di rumah sakit, akibat perkelahian antar kelompok warga, pada Selasa malam, 30 Juni.

Korban dinyatakan meninggal dunia, akibat kehabisan darah, dari luka yang diderita di sekujur tubuhnya. Menurut perangkat desa setempat, bentrok warga yang menewaskan Paidi, terjadi saat dua kelompok warga yang berseteru sejak lama, bertemu di pesta hajatan warga.

"Ada kejadian bertengkar, ada salah satu dari kubu Pak Paidi itu luka, namanya Saufi, luka akhirnya proses di Polsek, akhirnya ditahan Saufi, yang luka Darsono, hampir satu tahun, itu setelah hampir satu tahun, namanya Saufi itu pulang dari tahanan, pulang dari tahanan itu agak memanas," tutur Suharto, Kepala Desa Kedawang.

Mereka yang menaruh dendam, memutuskan berkelahi menggunakan senjata tajam. Kelompok Paidi berjumlah empat orang, sedang kelompok warga lain yang dipimpin Yunus, ada tiga orang. Paidi dan dua temannya terluka, demikian pula Yunus dan seorang kawannya.

Polisi menyita sejumlah barang bukti, di antaranya sebilah senjata tajam, dan beberapa barang milik korban. Polisi masih belum menahan, atau menetapkan tersangka, sebab semua warga yang terlibat perkelahian masih dalam perawatan medis.