Sukses

Sekolah Daring di Jatim Mulai 13 Juli 2020

Liputan6.com, Surabaya- Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa mengatakan kegiatan belajar mengajar sekolah di Jatim akan dimulai pada 13 Juli mendatang. Semua proses belajar mengajar akan dilaksanakan secara daring (online). 

Khofifah berharap seluruh insan pendidikan tetap optimistis dan semangat selama proses pendidikan meski harus dilakukan secara online. 

"Kita sama-sama terus berdoa agar situasi darurat Covid-19 ini bisa segera berlalu dan aktivitas belajar mengajar bisa berlangsung seperti sedia kala," ujar Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Selasa (7/7/2020). 

Untuk menunjang kegiatan belajar mengajar tersebut, Khofifah menegaskan bahwa sumbangan pembinaan pendidikan (SPP) bagi seluruh siswa SMA dan SMK Negeri di seluruh Jatim gratis. 

Khofifah pun meminta kepada sekolah untuk tidak melakukan pungutan kepada siswa, khususnya peserta didik baru dalam bentuk dan nama apapun. 

"Program SPP gratis ini sudah berjalan sejak 2019. Jadi sekolah tidak diperkenankan memungut rupiah sepeser pun dari siswa. Semua gratis, seluruh Jatim," ucap Khofifah. 

Khofifah mengatakan, pengganti SPP untuk SMA dan SMK Negeri di Jatim dapat dioptimalkan dari penggunaan dana BOS (Biaya Operasional Sekolah) dan dana APBD Jatim dalam bentuk BPOPP (Biaya Penunjang Operasional Penyelenggaraan Pendidikan) Tahun Anggaran 2020.

Sementara untuk SMA dan SMK swasta, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim hanya memberikan subsidi khusus, sehingga tidak akan digratiskan secara penuh.

"Lewat program gratis SPP ini, saya ingin meringankan beban masyarakat sekaligus meminimalisir jumlah anak putus sekolah di Jatim. InsyaAllah, jumlahnya tereduksi setiap tahunnya," tuturnya.

Khofifah mengimbau masyarakat Jatim agar melaporkan ke Dinas Pendidikan setempat jika menemui pelanggaran yang dilakukan sekolah terkait SPP tersebut.

2 dari 2 halaman

Saksikan video pilihan berikut ini: