Sukses

Klaster Ini Sumbang Kenaikan Angka Corona Covid-19 di Kediri

Liputan6.com, Surabaya- Angka kasus positif Corona Covid-19 di Kota Kediri, Jatim, kembali naik setelah beberapa tidak ada tambahan kasus baru. Per 11 Juli 2020, ada empat orang yang terkonfirmasi positif dari klaster persekutuan doa.

“Dengan adanya tambahan kasus, pemkot memperketat pengawasan,” ujar Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar, seperti yang dikutip dari Antara, Sabtu (12/7/2020).

Ia menuturkan, kasus yang pertama adalah seorang perempuan usia 58 tahun, alamat Kelurahan Jamsaren, Kota Kediri. Selanjutnya, pasangan suami istri yakni seorang laki-laki usia 44 tahun, asal Kelurahan Sukorame, Kediri dan istrinya, yang berusia 40 tahun. Lalu, seorang laki-laki, yang merupakan suami dari pemilik klinik kesehatan.

Sehari sebelumnya, Wali Kota juga mengonfirmasi terdapat tambahan 12 kasus positif Corona Covid-19 di Kota Kediri, yang didominasi dari klaster persekutuan doa. Ada sembilan orang yang terkonfirmasi positif. Mereka berasal dari berbagai daerah di Kota Kediri.

Wali Kota juga sudah meminta agar warga yang ikut dalam acara persekutuan doa berterus terang dan lapor ke petugas. Informasi yang didapatkan, ada 34 warga yang ikut, namun belum semua mengikuti tes cepat.

Kasus baru tersebut muncul setelah ada kegiatan ibadah di sebuah klinik kesehatan tepatnya di Kelurahan Kaliombo, Kota Kediri. Padahal, untuk melaksanakan ibadah, sebuah rumah ibadah harus mendapatkan persetujuan dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Kediri.

Saat ini, jumlah kasus yang terkonfirmasi Corona Covid-19 di Kota Kediri mencapai 81 orang. Sebanyak 25 orang masih dirawat, lima orang dipantau, 50 orang dinyatakan sembuh, dan satu orang meninggal dunia.

2 dari 2 halaman

Saksikan video pilihan berikut ini: