Sukses

Jawa Timur di Posisi 3 untuk Kasus Baru COVID-19 Terbanyak pada 15 Juli 2020

Liputan6.com, Jakarta - Jawa Timur mencatatkan pasien sembuh dari Corona COVID-19 terbanyak di Indonesia pada Rabu, 15 Juli 2020. Ada tambahan pasien sembuh mencapai 521 orang.

Meski demikian, Jawa Timur juga masih mencatat sumbangan kasus baru terbanyak Corona COVID-19. Tercatat tambahan pasien baru COVID-19 sebanyak 165 orang.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 di Indonesia, Achmad Yurianto menuturkan, pemeriksaan spesimen dilakukan terhadap 24.871 spesimen sehingga total pemeriksaan mencapai 1.122.339 spesimen. Dari pemeriksaan itu didapatkan kasus konfirmasi positif COVID-19 mencapai 1.522 orang.

Yurianto menuturkan, dari distribusi sebaran antara lain Jawa Tengah melaporkan kasus baru 261 orang dan sembuh 120 orang. DKI Jakarta melaporkan kasus 260 orang dan 193 sembuh.

"Jawa Timur melaporkan 165 kasus baru dan 521 sembuh,” ujar Yurianto, Rabu (15/7/2020).

Berdasarkan laporan media harian COVID-19 pada 15 Juli 2020, tambahan kasus baru positif COVID-19 mencapai 165 orang sehingga total kasus kumulatif mencapai 17.395 orang. Pasien sembuh dari Corona COVID-19 melonjak 521 orang menjadi 7.482 orang. Di satu sisi pasien meninggal bertambah 28 orang menjadi 1.275 orang.

Kemudian pasien baru Corona COVID-19 terbanyak lainnya ditemui di Sulawesi Selatan dengan mencatat 158 kasus baru dan 113 sembuh.

Kalimantan Selatan melaporkan 109 kasus baru dan 41 sembuh. Sumatera Utara mencatat 99 kasus baru dan 41 sembuh, Jawa Barat melaporkan 75 kasus baru dan 140 sembuh.

"17 provinsi laporkan tambahan kasus di bawah 10 orang dan enam provinsi tanpa kasus baru," ujar dia.

2 dari 3 halaman

Pasien Sembuh

Provinsi itu antara lain Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Riau, Papua Barat, dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Yurianto menuturkan, kasus sembuh mencapai 1.414 orang sehingga total sembuh 39.050 orang. Pasien meninggal karena Corona COVID-19 sebanyak 87 orang sehingga total menjadi 3.797 orang. Adapun 463 kabupaten dan kota telah terdampak di 34 provinsi.

"Suspek 47.859 yang saat ini kita pantau tetap, pengawasan ketat,” ujar dia.

Dengan melihat kondisi itu, Yurianto menuturkan, masih terjadi proses penularan dan orang rentan tertular. Oleh karena itu, ia mengimbau untuk memperhatikan protokol kesehatan yang harus dilaksanakan dengan baik.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini