Sukses

VIDEO: Insiden Warga di Pasuruan Bongkar Peti Jenazah Pasien COVID-19

Liputan6.com, Jakarta - Video amatir merekam saat ratusan orang mendatangi pemakaman pasien positif COVID-19, di Desa Rowo Gempol, Kecamatan Lekok, Pasuruan, Kamis sore.

Massa merebut peti jenazah dan mengeluarkan paksa jenazah, hingga petugas pemakaman yang mengenakan alat pelindung diri lengkap hanya bisa terdiam.

Setelah merebut peti jenazah, massa yang sebagian tidak mengenakan masker ini, melempar dan merusak peti jenazah. Diduga massa yang bertindak anarkis ini merupakan keluarga AR (29), pasien yang meninggal. Berikut video pemberitaannya pada Liputan6, 17 Juli 2020.

Mereka menolak AR dimakamkan dengan protokol COVID-19. Sebelum meninggal AR mengalami sesak napas dan sempat dibawa ke Rumah Sakit Grati Pasuruan pada Selasa lalu. Hasil rapid test atau tes cepat AR dinyatakan reaktif dan meninggal dunia setelah melakukan test swab pada Kamis pagi. Ternyata hasil test swab atau tes usap menyatakan AR positif COVID-19.

"Ternyata hasil swab-nya itu adalah positif hasil swab PCR, sehingga dalam waktu dekat, maka orang-orang yang melakukan kegiatan terhadap pembukaan, mengamankan kotak dan lain-lain, itu dalam waktu dekat akan dilakukan pengamanan dan akan dilakukan tracing maupun rapid test guna mengetahui, sejauh mana tingkat penularan yang dilakukan oleh masyarakat," terang Anang Saiful Wijaya, Jubir Gugus Tugas Penanganan Covid-19, Pasuruan.

Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Pasuruan berencana melacakĀ atau tracing terhadap massa yang merebut jenazah pasien, untuk mengantisipasi meluasnya penyebaran COVID-19.