Sukses

VIDEO: 5 Guru di Magetan Dinyatakan Sembuh dari COVID-19

Liputan6.com, Jakarta - Terdapat lima guru yang tersebar di tiga Sekolah Dasar Negeri, di Magetan, Jawa Timur, terkonfirmasi positif COVID-19.

Saat ini, kelima pengajar itu, masih menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing. Sementara pembelajaran online tetap dilakukan oleh guru piket. Gedung DPRD Probolinggo ditutup sementara, akibat adanya seorang anggota dewan yang positif terpapar COVID-19 pascastudi banding ke Pulau Dewata.

Ruang kelas di SD Negeri Plaosan 1, SD Negeri Dadi dan SD Negeri Pacalan, Magetan, Jawa Timur, setiap hari disemprot oleh petugas dari Dinas Kesehatan Magetan.

Penyemprotan dilakukan agar kondisi ruang kelas dan bangunan sekolah steril dari COVID-19, setelah lima guru di tiga sekolah tersebut positif terpapar virus corona. Kelima guru yang positif COVID-19 sudah dinyatakan sembuh, namun mereka masih melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing.

"Yang lima pendidik itu, yang tiga guru itu dari satu sekolah itu SD Plaosan 1, kemudian yang dua masing-masing, yang satu Dadi kemudian yang satu Pacalan, jadi lima, tapi kondisi sekarang mereka sudah dinyatakan sembuh,” terang Suwoto, Kadis Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Magetan.

Sekolah Dasar di Magetan, Jawa Timur, tidak melakukan pembelajaran tatap muka selama COVID-19, proses belajar mengajar dilakukan online. Untuk lima guru yang menjalani isolasi mandiri, proses belajar mengajar online dibantu guru lain. Demikian seperti diberitakan pada Fokus, 21 Juli 2020.

Sementara itu, di Probolinggo, Jawa Timur, seorang anggota DPRD Kota Probolinggo, terkonfirmasi positif COVID-19 usai melakukan studi banding penanganan COVID-19 di Pulau Dewata, Bali. Akibatnya seluruh anggota dewan harus menjalani test swab dan aktivitas di dalam gedung dewan harus dihentikan untuk sementara waktu.