Sukses

VIDEO: Pedagang Minta Dibangun Dermaga Khusus di Pelabuhan Dungkek, Kenapa?

Liputan6.com, Jakarta - Sepinya permintaan hewan kurban di sejumlah daerah, tak berlaku di Sumenep, Madura, Jawa Timur. Permintaan sapi asal Sumenep yang dikenal berkualitas, terus meningkat.

Bahkan, karena tak ada dermaga khusus, sapi yang dibawa dari daerah kepulauan, harus dilempar pedagang ke laut dan berenang hingga ke daratan, untuk selanjutnya diantar melalui jalur darat.

Setibanya di Pelabuhan Dungkek, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur satu per satu sapi dari Pulau Sapudi yang hendak dijual terpaksa dilempar ke laut. Hal ini terpaksa dilakukan karena perahu tradisional yang mengangkut sapi, tidak bisa bersandar di dermaga.

Sapi-sapi yang dilempar ke laut ini digiring berenang ke bibir pantai oleh pemiliknya sejauh 10 meter. Tak ayal, setibanya di bibir pantai, banyak sapi yang kelelahan, hingga harus dibantu berjalan, lalu dinaikkan ke mobil pick up untuk didistribusikan ke sejumlah pasar hewan, melalui jalur darat.

Sejumlah pedagang mengaku, menjelang perayaan Idul Adha 1441 Hijriyah, permintaan sapi dari kepulauan, khususnya dari Pulau Sapudi meningkat. Biasanya pedagang hanya mengirim 120 ekor. Saat ini, bertambah 145 ekor.

Pedagang berharap di Pelabuhan Dungkek, Sumenep segera dibangun dermaga khusus penurunan sapi, sehingga setiap pengiriman tidak ada lagi sapi yang diturunkan paksa di tengah laut. Demikian dilansir pada Liputan6, 29 Juli 2020.