Sukses

VIDEO: Persiapan Sekolah Tatap Muka, 1.000 Guru SMP di Surabaya Jalani Tes COVID-19

Liputan6.com, Jakarta - Pemkot Surabaya mulai melakukan persiapan sekolah tatap muka untuk SMP. Pada Senin pagi, 3 Agustus 2020 sedikitnya 1.000 guru dari 21 Sekolah Menengah Pertama (SMP), baik SMP negeri dan swasta, menjalani rapid dan swab test di Gelora Pancasila yang disiapkan oleh Pemkot Surabaya. Berikut seperti diberitakan pada Liputan6, 4 Agustus 2020.

Upaya ini dilakukan untuk deteksi dini bagi para guru SMP, sebelum dilaksanakan sekolah tatap muka. Rapid test ini guna memberikan keamanan bagi para siswa dan lingkungan sekolah.

Sekitar 1.000 guru dari 21 SMP negeri, dan swasta di Surabaya, antre rapid test atau tes cepat dan test swab atau tes usap, yang digelar Pemkot Surabaya melalui Dinas Pendidikan Kota di Gelora Pancasila, Senin pagi. Kegiatan ini sebagai upaya deteksi dini terhadap tenaga pendidik, untuk persiapan sekolah tatap muka.

Meski demikian, para guru belum mengetahui secara pasti, kapan akan mulai dilaksanakanya sekolah tatap muka, karena masih menunggu informasi lebih lanjut dari Dinas Pendidikan Kota Surabaya.

Sementara itu, Pemkot Surabaya menyatakan ada lebih dari 1.000 tenaga pengajar dan tenaga teknis sekolah, dari 21 SMP negeri dan swasta, se-Surabaya yang diikutkan rapid  maupun swab test . Sebanyak 21 SMP tersebut tersebar di 5 wilayah di Surabaya, sebagai pilot project sekolah tatap muka di Surabaya.

“Rencananya di 21 sekolah itu, hari ini masih melaksanakan swab di Gelora Pancasila, jadi untuk simulasi masih belum bisa, nanti kalau seandainya sudah ada jadwal, kami beritahu teman-teman," ujar Febriadhitya, Kabag Humas Pemkot Surabaya.

Saat ini, Pemkot Surabaya masih merencanakan membuka sekolah tatap muka untuk SMP saja. Sementara untuk siswa SD, Pemkot Surabaya masih belum ada rencana, mengingat risiko pelanggaran dalam penerapan protokol kesehatan untuk siswa SD lebih besar.