Sukses

Sejarah ITS, Bukan Institut Teknologi Surabaya

Saksikan video pilihan berikut ini:

Warganet di media sosial (medsos) Twitter lagi ramai membicarakan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Selasa (11/8/2020).Mereka mengira kepanjangan S dari ITS adalah Surabaya, seperti halnya kepanjangan B dari ITB adalah Institut Teknologi Bandung.

Dikonfirmasi mengenai sejarah ITS, Kasubbag Kearsipan dan Dokumentasi Multimedia ITS, Agus Santoso menceritakan sepenggal sejarah berdirinya ITS.

“Berdasarkan arsip ITS, Presiden Republik Indonesia Ir Soekarno meresmikan berdirinya Perguruan Tinggi Teknik 10 Nopember di Surabaya," tutur Agus.

Agus menjelaskan, dalam arsip piagam ITS tertulis ejaan lama bahasa Indonesia yang berisi:

‘Pada hari Ahad Wage tanggal sepuluh Nopember, seribu sembilan ratus lima puluh tujuh.

Saya, Presiden Republik Indonesia, meresmikan berdirinya perguruan tinggi teknik 10 Nopember di Surabaya, yang diusahakan oleh Yayasan Perguruan Tinggi Teknik 10 Nopember.

Atasnama Presiden Republik Indonesia Dr. Ir Soekarno dan Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Teknik 10 Nopember, dokter Angka Nitisastro.’

Agus kembali menjelaskan, dalam arsip ITS yang lainnya, terdapat sebuah artikel yang berisi, yayasan mendirikan Perguruan Tinggi Teknik 10 Nopember Surabaya yang diresmikan oleh Presiden Soekarno. Perguruan Tinggi Teknik 10 Nopember Surabaya hanya memiliki dua jurusan yaitu, Jurusan Teknik Sipil dan lurusan Teknik Mesin. 

Setelah beberapa tahun melalui usaha-usaha yang dirintis oleh tokoh-tokoh dari Yayasan Perguruan Tinggi Teknik (YPTT), Perguruan Tinggi Teknik 10 Nopember diubah statusnya menladi Perguruan Tinggi Negeri dengan nama Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) di Surabaya.

Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya yang semula memiliki dua jurusan yaitu Teknik Sipil dan Teknik Mesin berubah menjadi lima yaitu Teknik Sipil, Teknik Elektro, Teknik Mesin, Teknik Perkapalan, dan Teknik Kimia.