Sukses

Jurus Pemkot Surabaya Atasi Banjir di Mayjen Sungkono

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Kota Surabaya, Jawa Timur  berupaya atasi banjir di Kawasan Mayjen Sungkono.

Salah satunya menyiapkan bozem atau tempat penampungan air di Taman Makam Pahlawan Jalan Mayjen Sungkono yang hingga kini masih menjadi langganan banjir pada saat hujan deras.

"Nanti di sini dijebol saja supaya lebih rendah," kata Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini kepada jajarannya saat meninjau kawasan yang menjadi langganan banjir di Jalan Mayjen Sungkono, Rabu, (12/8/2020), seperti dikutip dari Antara.

Dia menuturkan, pihaknya terus berupaya mengatasi genangan air di kawasan Mayjen Sungkono. Bahkan sebelumnya, beberapa saluran sudah diperlebar dan box culvert dipasang di kawasan tersebut.

Hanya saja masih ada genangan di kawasan Mayjen Sungkono  Surabaya pada saat hujan deras pada Selasa malam, 11 Agustus 2020 sehingga Wali Kota Risma memikirkan cara lain untuk terus mengatasi genangan di kawasan tersebut.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 3 halaman

Risma Tinjau Beberapa Saluran

Ia pun meninjau beberapa saluran di kawasan itu. Bahkan, ia juga meninjau bozem di Bintang Diponggo untuk dimaksimalkan dalam mengatasi genangan di Mayjen Sungkono.

Awalnya, ia meninjau saluran di Mayjen Sungkono dilanjutkan ke sisi timur Taman Makam Pahlawan. Saat di tempat itu, Risma meminta jajaran Dinas PU Bina Marga dan Pematusan untuk melakukan pengerukan dan membuat semacam tampungan atau bozem.

Selanjutnya, ia menuju sisi barat Taman Makam Pahlawan. Ia pun menunjukkan lokasi kosong yang bisa dibuat tampungan atau bozem demi mengatasi genangan.

"Nanti di sini bisa digali juga untuk membuat tampungan itu," ujar dia.

Kemudian ia meninjau Jalan Pakis Tirtosari yang posisinya lebih tinggi dibanding Jalan Mayjen Sungkono. Di tempat tersebut, ia meminta jajarannya untuk membuat saluran bawah tanah yang dapat menahan air, sehingga air tersebut tidak turun ke kawasan Mayjen Sungkono.

"Jadi, teorinya air jangan diturunkan ke bawah, tapi di tahan di sini. Nanti dibuat saluran bawah tanah aja, intinya nanti air tidak turun ke bawah," kata dia.

 

3 dari 3 halaman

Bozem di Kawasan Bintang Diponggo

Sementara itu, Kepala Dinas PU Bina Marga dan Pematusan Erna Purnawati mengatakan berdasarkan arahan Wali Kota Risma, nanti pihaknya akan membuat tampungan atau bozem di Taman Makam Pahlawan, tepatnya di sisi barat dan sisi timur.

"Jadi, nanti kami akan membuat tampungan atau bozem di Taman Makam Pahlawan sisi timur dan sisi barat yang terkoneksi dengan saluran pedestrian, sehingga nantinya air tidak langsung turun ke Jalan Mayjen Sungkono," kata Erna.

Selain itu, Erna memastikan nantinya bozem di kawasan Bintang Diponggo akan lebih dimaksimalkan. Bahkan, nantinya beberapa pohon besar di kawasan tersebut akan dipindahkan.

"Jadi, bozem di kawasan Bintang Diponggo akan dikeruk dan diperlebar," ujar dia.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.