Sukses

Taman Harmoni Surabaya, Dahulu Disepelekan Kini Dibanggakan

Liputan6.com, Jakarta - Taman Harmoni merupakan simbol keberhasilan pembangunan kota Surabaya. Hal itu disampaikan Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Djarot Saiful Hidayat.

"Taman Harmoni adalah bentuk keberhasilan pembangunan di Surabaya. Dari tempat pembuangan sampah yang kumuh, kini menjadi taman kota yang indah," ujar dia, seperti dikutip dari Antara, ditulis Kamis, (3/9/2020).

Dia menuturkan, di era Wali Kota Bambang DH, dulu yang ditanam pohon bambu, lalu diteruskan oleh Risma dengan membangun taman.

Pernyataan Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat saat deklarasi Bakal Calon Wali Kota Surabaya, Rabu, 2 September 2020 sepertinya tidak berlebihan.

Kota yang terkenal panas itu kini menjadi sejuk kembali berkat ratusan taman yang menyebar di seluruh Kota Pahlawan itu, salah satunya adalah Taman Harmoni, yang berlokasi di Jalan Keputih Tegal Timur 2 No.249 Keputih, Sukolilo.

Taman di Kota Surabaya mencapai 30 persen dari luas wilayah Kota Surabaya yang mencapai 350.5 km persegi. Salah satu fungsinya adalah mengembalikan suhu kota ini dari 36 derajat celsius menjadi 34 derajat celsius.

Taman Harmoni berada di atas lahan seluas 40 hektar. Area yang cukup luas itu menyuguhkan pemandangan taman yang asri dan segar, lengkap dengan bunga yang beragam, mulai dari bunga matahari, bunga sepatu hingga bunga sakura.

 

2 dari 3 halaman

Fasilitas Taman Harmoni

Taman yang dikelola oleh Pemkot Surabaya ini juga menyediakan track jogging untuk warga yang ingin menjaga kebugaran tubuh dengan cara berlari. Tak hanya itu, fasilitas pendukungnya juga terbilang lengkap, mulai dari tempat parkir yang luas, tempat salat hingga toilet.

Dengan fasilitas yang memadahi itu, Taman Harmoni menjadi salah satu tempat favorit buat berkumpul bagi para komunitas. Bahkan, tempat ini juga menjadi tempat pre-weding untuk berfoto, mengabadikan momen romantis sebelum mengakhiri masa lajang.

Taman Harmoni juga dilengkapi dengan area bermain anak-anak yang cukup menyenangkan. Cocok untuk mengedukasi anak mengenal jenis tanaman. Berkat itu, Surabaya menyabet predikat sebagai kota layak anak.

Taman Harmoni ini dulu merupakan tempat pembuangan akhir (TPA).Kemudian Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (Risma) mengubah TPA tersebut menjadi taman sebagai penghijauan dan aksi nyata untuk memberikan kehidupan alami di Surabaya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini