Sukses

VIDEO: Pasar Setono Betek Kediri Tutup Sementara, Ada Apa?

Liputan6.com, Jakarta - Usai pedagang terkonfirmasi positif COVID-19, petugas BPBD Kediri menyemprot seluruh area Pasar Tradisional Setono Betek Kota Kediri dengan cairan disinfektan. Sementara lapak pedagang  yang positif COVID-19 dipasangi garis pengaman, dan seluruh aktivitas ditutup total.

Petugas BPBD Kota Kediri menyemprot cairan disinfektan di area Blok D Pasar Setono Betek Kota Kediri, Rabu siang. Setelah salah satu pedagang pasar, terkonfirmasi positif COVID-19.

Penyemprotan ini juga untuk mensterilkan lapak-lapak, serta kios-kios pedagang dari COVID-19. Sementara seluruh lapak di Blok D, juga dipasangi garis pengaman, guna mencegah penyebaran COVID-19.

Salah satu pedagang mengaku, sejak adanya kabar satu pedagang kelontong positif COVID-19, blok sangat sepi pembeli.

Omzet pedagang juga turun drastis hingga 75 persen. Kasi Kesiapsiagaan Bencana BPBD Kota Kediri, Adhi Sutrisno mengatakan, Pasar Setono Betek ditutup sejak tanggal 21 September hingga batas waktu yang belum ditentukan.

"Sesuai dengan mekanisme yang ada, ketika di pasar terdapat yang terkonfirmasi positif, maka instansi yang menangani pasar yakni PD. Pasar menutup Pasar Betek Blok D, mulai tanggal 21 September sampai dengan batas waktu yang belum ditentukan, satu orang terkonfirmasi, dan ini bertujuan untuk memutus mata rantai COVID-19 di Pasar Betek," terang Adhi Sutrisno, Petugas BPBD Kota Kediri.

Kini pedagang yang positif COVID-19 beserta keluarganya diisolasi di Rumah Sakit Kilisuci Kota Kediri, untuk menjalani perawatan. Berikut seperti diberitakan pada Liputan6, 24 September 2020.