VIDEO: Krisis Air Bersih Melanda 44 Desa di Ngawi, Warga Andalkan Bantuan BPBD

VIDEO: Krisis Air Bersih Melanda 44 Desa di Ngawi, Warga Andalkan Bantuan BPBD

Sebanyak 44 desa di 9 kecamatan, di Ngawi, Jawa Timur, krisis air bersih. Sumur dan mata air yang menjadi andalan warga, mulai mengering. Untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, warga mengandalkan bantuan air bersih dari pemerintah.

Mengetahui bantuan air bersih datang, belasan warga di Desa Gunungsari, Kecamatan Kasreman, Kabupaten Ngawi, berhamburan menyerbu bak penampungan yang diisi air oleh BPBD kabupaten setempat.

Mengantisipasi kericuhan, sejumlah personil TNI dan Polri, berjaga di lokasi. Krisis air bersih ini, sudah dirasakan warga sejak 4 bulan lalu. Sumur dan mata air di desa ini, mulai mengering. Sehingga warga mengandalkan bantuan air bersih dari pemerintah yang datang 2 hari sekali.

Data BPBD, saat ini ada 44 desa yang tersebar di 9 kecamatan, yaitu Kecamatan Mantingan, Karanganyar, Kedunggalar, Widodaren, Sine, Pitu, Bringin, Kareman, dan Ngawi kota, yang mengalami krisis air bersih.

"Saat ini sudah ndak ada air bersih, dalam arti air untuk konsumsi, minum, masak ndak ada," ujar Teguh Puryadi, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Ngawi.

Kekeringan berdampak pada sekitar 59.303 kepala keluarga atau 166.076 jiwa. Setiap hari 9 unit truk tangki menyalurkan bantuan air bersih ke sejumlah desa terdampak.

Untuk memenuhi kebutuhan air, BPBD Ngawi segera menambah jumlah truk tangki, untuk memasok air bersih ke sejumlah desa. Demikian seperti dilansir pada Liputan6, 25 September 2020.

Ringkasan

Oleh Didi N pada 26 September 2020, 23:51 WIB

Video Terkait

Spotlights