Sukses

VIDEO: Kedua Anaknya Curi Motor, Sang Ayah Tewas Dikeroyok Warga

Liputan6.com, Jakarta - Seorang warga di Tulungagung, Jawa Timur yang dikenal sebagai preman kampung, tewas mengenaskan dengan sejumlah luka di tubuhnya. Korban tewas dikeroyok massa, usai kedua anaknya ditangkap polisi, atas dugaan kasus pencurian motor di rumah tetangganya. 

Hingga Kamis dini hari, puluhan personel polisi disiagakan di Mapolsek Sendang, Tulungagung, Jawa Timur mengantisipasi hal yang tak diinginkan. Setelah Suyatno, warga Sendang, tewas dikeroyok massa di desa tempat tinggalnya, Rabu malam.

Kejadian berawal dari pencurian motor oleh kedua anak korban, 21 September lalu.  Pelaku kakak beradik yang masih di bawah umur tersebut, diringkus polisi saat transaksi penjualan onderdil motor curian. Dalam kasus tersebut polisi turut menangkap tersangka lain berinisial J. Berikut dilansir pada Fokus, 25 September 2020.

Warga menduga kedua anaknya mencuri, karena disuruh ayahnya sehinggga membuat warga marah, dan mengeroyok Suyatno di rumahnya. Korban akhirnya tewas dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Menurut polisi, selama ini banyak warga mengaku tidak suka dengan korban, yang dikenal sebagai preman. Warga bahkan mencurigai korban membawa teman-temannya dari luar desa untuk mencuri, termasuk meracuni sapi warga pada akhir 2019 lalu.

"Itu kalau menurut keterangan masyarakat yang jelas korban itu usaha warung kopi, saya pikir hubungan dengan masyarakat biasa, cuma masyarakat curiga bahwasanya korban itu punya kelakuan yang kurang baik di mata masyarakat,” ungkap AKP Sugiharjo, Kapolsek Sendang.

Meski demikian, polisi tetap menyelidiki aksi main hakim sendiri, yang menyebabkan korban meninggal dunia tersebut. Satreskrim Polres Tulungagung masih menyelidiki kasus ini, dengan memeriksa sejumlah saksi, dan mencari otak kasus pengeroyokan tersebut.