Sukses

25 Pasar Tradisional di Bangkalan Masuk Zona Merah Covid-19

Liputan6.com, Bangkalan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan, Jawa Timur, memantau secara khusus pasar tradisional yang masuk zona merah dalam COVID-19 sebagai upaya untuk mencegah penyebaran virus yang lebih luas lagi.

Menurut Kepala Bidang Pengelolaan Pasar, Dinas Perdagangan Pemkab Bangkalan Sutanto, dari total 29 pasar tradisional yang tersebar di 18 kecamatan di Kabupaten Bangkalan, 25 diantaranya masuk dalam kategori zona merah.

"Ke-25 pasar tradisional yang masuk dalam zona merah ini, tersebar di 14 kecamatan," kata Sutanto di Bangkalan, Jumat (2/10/2020).

Oleh karenanya, standar operasional prosedur (SOP) di 25 pasar tradisional yang tersebar di 15 kecamatan tersebut semakin diperketat, sebagai upaya untuk mencegah penyebaran virus corona bagi para pedagang dan pengunjung pasar.

Petugas gabungan diterjunkan secara khusus untuk memantau penerapan protokol kesehatan, dan mewajibkan para pedagang dan pengunjung pasar menggunakan masker.

Berdasarkan data Satuan Gugus Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan COVID-19 Pemkab Bangkalan, pasar tradisional yang tidak masuk zona merah di Kabupaten Bangkalan meliputi pasar tradisional di Kecamatan Tanjung Bumi, 1 pasar tradisional di Kecamatan Galis dan 2 pasar di Kecamatan Modung.

"Khusus pasar-pasar tradisional yang masuk zona merah ini, Satgas COVID-19 Pemkab Bangkalan menerjunkan tim khusus dan melakukan razia setiap hari, agar penerapan protokol kesehatan bisa berjalan maksimal," katanya menjelaskan.

Kabupaten Bangkalan termasuk satu-satunya kabupaten di Pulau Madura dengan jumlah warga terkonfirmasi positif COVID-19 paling banyak dibanding tiga kabupaten lainnya di Pulau Madura.

Berdasarkan data yang dirilis Satgas COVID-19 Pemprov Jatim per 1 Oktober 2020, jumlah warga Bangkalan yang terkonfirmasi positif COVID-19 sebanyak 519 orang, Sumenep 390 orang, Pamekasan 334 orang dan yang paling sedikit Kabupaten Sampang, yakni 257 orang.

 

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: