Sukses

VIDEO: Kolaborasi TNI dan Mantan Napi Teroris Bangun Irigasi pada TMMD ke-109

Liputan6.com, Jakarta - Puluhan mantan Napi Teroris turut dilibatkan dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-109 untuk membangun saluran irigasi pertanian, membuat jalan penghubung, antardesa serta bedah rumah warga miskin di Lamongan, Jawa Timur.

Warga Kecamatan Solokuro, Lamongan mengaku bisa bernafas lega karena telah terselesaikannya pembangunan ini.Warga Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, kini sudah bisa bernapas lega. Pembangunan saluran irigasi ini dilakukan sejak 2016 lalu, dan tak kunjung rampung.

Kini dengan ada kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD), pipanisasi sepanjang 950 meter bisa digunakan untuk mengaliri 450 hektar lahan pertanian.

Pembangunan saluran irigasi, dan perbaikan jalan desa ini karya prajurit TNI AD, dan mantan Napi Teroris, dari Yayasan Lingkar Perdamaian.

Staf ahli, Kepala Staf Angkatan Darat, Mayjen TNI Benny Susianto yang menutup kegiatan TMMD Ke-109, mengapresiasi prajuritnya karena telah sukses membantu kebutuhan rakyat sekitar, sekaligus mengajak para mantan Napi Teroris di Lamongan untuk mengabdi pada bangsa dan negara. Berikut dilansir pada Liputan6, 19 Oktober 2020.

"Tentu ya, kami sambut dengan sukacita, ternyata juga aparat-aparat kita ini luar biasa, melakukan pendekatan-pendekatan pada kami, yang dulu kami memberikan sebagai lawan, tapi sekarang kita bisa membaur sebagai kawan, dan kami kerja bareng-bareng, untuk program ini ada yang pasang batu, ada yang ngecor, saya pribadi mengucapkan terima kasih kepada TNI," ujar Ali Fauzi, Ketua Yayasan Lingkar Perdamaian.

"Untuk kehidupan berbangsa dan bernegara, dan ini harus kita sambut dengan baik, pada seluruh masyarakat terimalah mereka sebagai bagian dari kita dan jangan dimusuhi, karena tidak ada orang yang baik, tidak pernah berbuat kesalahan, dan tidak ada orang yang berbuat salah yang ke depan tidak mempunyai kesempatan," tegas Mayjen TNI Benny Susianto S.I.P

Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-109, ditutup oleh Staf Ahli, Kepala Staf Angkata Darat di Desa Tebluru, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan, dengan melibatkan mantan Napi Teroris dibantu warga sekitar.

Program yang dimulai pada 22 September 2020 tersebut, berhasil menyelesaikan pembangunan fisik, berupa saluran irigasi, pembangunan jalanan rabat beton, dan rumah layak huni serta rumah singgah.

Pembangunan jalan rabat beton desa, yang menghubungkan Desa Tebluru ke Desa Tamanprijek, yang sebelumnya rusak, kini sudah bisa dilalui dengan baik dan nyaman, untuk mengangkut hasil pertanian.