Sukses

VIDEO: Bangkit dari Pandemi COVID-19, Pemuda Ini Rintis Kerajinan Kacamata Kain Jins

Liputan6.com, Jakarta - Tak putus asa setelah usaha kulinernya tutup akibat pandemi COVID-19, seorang pemuda asal Sidoarjo, Jawa Timur, memanfaatkan kain jins bekas untuk kacamata unik.

Meski baru sebulan dirintis, usaha kerajinan unik miliknya, makin banyak diminati dan meraup untung jutaan rupiah. Berikut video liputannya pada Fokus, 17 November 2020.

Deny Lucky, warga Desa Karang Gayam, Sidoarjo, Jawa Timur, sudah sebulan ini menggeluti kerajinan kacamata, dengan bingkai berbahan dasar kain jins bekas. Usaha kerajinan unik ini digeluti sejak usaha kulinernya tutup akibat dampak pandemi COVID-19.

Ide unik ini tak sengaja ditemukan Deny, saat melihat banyaknya celana jins bekas di rumahnya. Dengan peralatan sederhana, helai demi helai kain jins direkatkan di bingkai kacamata hingga membentuk sebuah kacamata yang unik.

Saat ini, penjualannya masih di kalangan terbatas, antar teman. Kacamata unik buatannya ini banyak peminatnya. Meski sederhana, namun kenyamanan dan kesan mewah pada kacamata ini, membuat Deny bisa meraup penghasilan jutaan rupiah. Satu buah kacamata hasil karyanya, dijual mulai Rp 450 ribu.

"Banyak celana jins yang tidak terpakai, yang sobek-sobek itu, saya potongi saya potongi, saya bikin kacamata, dari detilnya saya bikin satu lembar, saya tempel lagi dengan lem, satu lembar lagi, saya tempel lagi sampai 12 lembar, 9 lembar itu buat kacamata frame-nya saja," ungkap Deny Lucky, Perajin Kacamata Kain Jins.

Saat ini Deny terus mengembangkan kacamata kain jins produksinya, agar kerajinan uniknya itu dapat diterima berbagai kalangan, baik anak muda dan generasi tua.