Sukses

VIDEO: Warga Rungkut Jalani Simulasi Penerapan Protokol Kesehatan Pilkada 2020

Liputan6.com, Jakarta - Semakin dekatnya pelaksanaan pilkada pada 9 Desember 2020, membuat KPU semakin intensif mensosialisasikan proses pilkada di tengah pandemi COVID-19.

Selain melalui media massa, KPU bersama warga melakukan simulasi pencoblosan dengan penerapan protokol kesehatan ketat.

Simulasi proses pencoblosan pilkada pada masa pandemi COVID-19 ini, digelar warga Rungkut Mapan Barat, Kecamatan Rungkut, Surabaya. Seluruh proses pencoblosan menggunakan protokol kesehatan ketat, mulai menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan, serta menggunakan sarung tangan. 

Proses pilkada dengan protokol kesehatan COVID-19, jelas berbeda dari pemilu tahun sebelumnya. Sehingga masyarakat harus memahami mekanisme pencoblosan.

Termasuk disediakannya bilik khusus bagi pemilih yang memiliki suhu badan di atas 37 derajat celcius. Selain menambah jumlah TPS, para pemilih juga dijadwalkan berbeda untuk menghindari penumpukan.

"Seluruh warga antusias adanya program ini, supaya nanti bisa mensukseskan program pemerintah dalam Pemilu 2020, karena ada aturan Pemilu 2020 berbeda dengan pemilu sebelumnya yangmana ada tambahannya adalah 12 item tentang protokoler terhadap Covid-19," ujar Bambang Nurhadi, Ketua RW, seperti dikutip dari Liputan6, Selasa, 24 November 2020.

Pada pemilihan Wali Kota, Calon Wali Kota tahun ini, KPU Surabaya menargetkan angka partisipasi pemilih mencapai 77,5 persen. Simulasi pilkada ini diharapkan bisa memberi pemahaman pada warga, agar tidak takut atau ragu-ragu datang ke TPS ikut menyalurkan hak pilihnya.

"Ini dalam rangka menjadi semangat kita bersama, menjadi ikhtiar kita bersama bahwa pemilihan serentak lanjutan ini mengedepankan protokol kesehatan, dengan begitu tidak ada lagi yang perlu dikhawatirkan akan munculnya klaster baru terkait coblosan, anggaplah klaster pilkada, nah ini sudah diantisipasi KPU RI terkait 12 hal baru tadi itu," ujar Soeprayitno, Komisioner KPU Surabaya.

Dengan diterapkannya protokol kesehatan ketat dalam pilkada tahun ini, Komisioner KPU Surabaya berani mengklaim tidak akan ada klaster baru COVID-19 pada pilkada 2020.

 

 

 

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.