Sukses

VIDEO: Status Gunung Semeru Waspada Level 2, Warga di Tiga Desa Mengungsi

Liputan6.com, Jakarta - Ratusan warga dari tiga desa di dua kecamatan di Lumajang, Jawa Timur, diungsikan ke tempat aman untuk sementara waktu pada Selasa siang. Upaya mengungsikan tersebut untuk mengantisipasi jatuhnya korban jiwa, dampak letusan Gunung Semeru.

Hingga Selasa siang, status Gunung Semeru masih waspada di level 2. Ratusan warga Desa Oro-Oro Ombo, Kecamatan Pronojiwo, Lumajang, Jawa Timur diungsikan ke dataran tinggi, sekitar pos pantau pengamatan gunung api semeru, di Gunung Sawur, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro.

Warga diungsikan, karena rumah mereka diguyur hujan abu vulkanik Gunung Semeru. Desa ini merupakan wilayah pemukiman terdekat dari lokasi luncuran aliran lava pijar Gunung Semeru, yang bisa mencapai jarak 11 kilometer dari puncak gunung.

Kondisi Gunung Semeru yang fluktuatif pasca erupsi pada Selasa dini hari, mengharuskan warga diungsikan untuk mengantisipasi jatuhnya korban jiwa.

"Teman-teman pemantau yang ada di Pos Pantau Gunung Semeru ini, tahu betul kondisi secara alami Gunung Semeru yang memang kalau letusan-letusan kecil sering terjadi, dan ini berbeda dari hari-hari biasanya, selama waktu 3 jam letusannya sangat tentu mengkhawatirkan kondisi daerah sekitar, apalagi hingga 11 kilometer," ujar Thoriqul Haq, Bupati Lumajang, seperti dikutip dari Liputan6, 2 Desember 2020.

Sejak Selasa dini hari hingga pagi, lava pijar meluncur dan mengalir ke sejumlah daerah aliran sungai di lereng Gunung Semeru. Kondisi tersebut membuat sejumlah alat berat dan kendaraan tambang pasir, tenggelam material lava pijar.

Dalam video amatir warga, lava pijar mengalir ke sungai Dusun Curah Koboan, Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo. Peristiwa itu sempat dilihat warga dari dekat, sehingga petugas BPBD langsung menghalau warga untuk menjauh dari lokasi.

"Sementara ini masih melakukan asesmen pendataan dan menghimbau kepada masyarakat menjauh dari aliran Sungai Besuk Sat, Besuk Koboan, Besuk Kembar, Besuk Bang dan Besuk Sarat, karena di aliran sungai itu, khususnya yang mulai dari Besuk Sarat, Besuk Kembar dan Besuk Bang atau Besuk Koboan inilah sementara ini guguran lewat di situ, sampai saat ini masih terjadi, guguran yang melintas di kilometer 11 ini,” ujar Sugiono, Komandan TRC BPBD Lumajang.

Hingga Selasa siang, petugas Pusat Vulkanologi Mitigasi dan Bencana Geologi, atau PVMBG pos pantau gunung api semeru di Gunung Sawur belum merilis kenaikan status Gunung Semeru, alias masih bertahan di waspada level 2.