Sukses

Demam Drama Korea Start-Up, Yuk Kenali Lima Startup asal Surabaya

Liputan6.com, Jakarta - Drama Korea Selatan bertema dunia bisnis dan teknologi Start Up kini lagi ramai diperbincangkan. Drama Start-Up juga membuat penontonnya terbagi menjadi dua yaitu Tim Han Ji Pyeong dan Nam Do San yang merupakan dua karakter di serial tersebut. Tim Han Ji Pyeong dan Nam Do San pun menjadi perhatian.

Adapun Drama Korea Selatan Start Up mengangkat tentang perjuangan tiga anak muda dalam membangun mimpi mereka untuk mendirikan perusahaan rintisan berbasis teknologi IT atau start-up.

Di Indonesia, kisah drama tersebut juga ditemui di dunia nyata. Saat ini banyak anak muda yang mulai membangun start-up dan bahkan ada yang sudah masuk dalam kasta unicorn, decacorn, dan hectocorn.

Selain Jakarta yang banyak melahirkan startup besar, Surabaya, Jawa Timur sebagai kota metropolitan terbesar kedua pun memiliki berbagai jenis start-up.

Surabaya. salah satu kota di Indonesia yang juga fokus mengembangkan startup lokal. Hal ini juga mendapat dukungan pemerintah kota. Sejumlah startup di Surabaya pun mengalami perkembangan pesat. 

Berikut rangkuman startup asal Surabaya, Jawa Timur yang dirangkum dari berbagai sumber, Sabtu, (5/12/2020):

 

 

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

2 dari 7 halaman

Riliv

Startup Surabaya yang paling sukses adalah Riliv. Riliv merupakan sebuah aplikasi yang menyediakan jasa sharing dan konsultasi di ranah psikologi. 

Startup arek Suroboyo ini diciptakan oleh Audrey Maximillian Herli pada Agustus 2015 bersama dua temannya yaitu Christopher Herli dan Fachrian Anugrah (anugerah).

Riliv berhasil masuk daftar perusahaan berpengaruh kategori Healthcare & Science daftar 30 Under 30 tingkat Asia, yang dirilis oleh Forbes 2020.

3 dari 7 halaman

Klub Laundry

Startup ini merupakan wadah bagi penyedia jasa laundry dan customernya. Klub Laundry terbentuk dilatarbelakangi karena adanya berbagai keluhan mengenai baju hilang, robek, maupun masalah negatif lainnya. 

Klub Laundry menjadi salah satu dari tiga startup terbaik Bootcamp Gerakan 1000 Startup Digital Surabaya pada 2016 dan berhasil meraih juara pertama pada lomba Hacksprint Surabaya.

4 dari 7 halaman

Agenda Kota

Jika ingin mengetahui berbagai acara yang ada di Surabaya ada startup bernama Agenda Kota yang menyediakan informasi terkait acara. 

Semua informasi event yang ada di Surabaya bisa Anda dapatkan lewat Agenda Kota yang didirikan oleh Syamsul Qomar. Berbagai acara yang bisa ditemukan mulai dari musik, festival, seminar, workshop dan lain-lain.

Tidak hanya acara saja, di Agenda Kota juga bisa mencari berbagai vendor yang dapat menunjang keberlangsungan event.

 

5 dari 7 halaman

Masaku

Masaku merupakan startup yang berfokus pada menawarkan makanan rumahan dan pengiriman makanan di Surabaya. Startup ini didirikan oleh Andree Wijaya, Dedy Darsono Gunawan, Elisabeth Be, dan James Juniani

Tujuan diciptakannya adalah untuk memberdayakan ibu-ibu rumah tangga yang biasa memasak dan kemudian bisa menjual makanan tersebut dengan mudah.

6 dari 7 halaman

Reblood

Reblood merupakan salah satu startup Surabaya yang bergerak di bidang layanan kesehatan melalui donor darah. Startup Surabaya yang satu ini sudah bekerja sama dengan PMI (Palang Merah Indonesia). Reblood didirikan oleh seorang perempuan bernama Leonika Sari Njoto Boedioetomo. 

Tujuan diciptakannya Reblood adalah membantu masyarakat dalam menjalankan gaya hidup sehat dan menyelamatkan nyawa orang lain melalui donor darah, dengan membangun teknologi yang mempermudah akses terhadap informasi terkait donor darah.

 

(Ihsan Risniawan-FIS UNY)

7 dari 7 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: