Sukses

VIDEO: Aktivitas Vulkanik Gunung Semeru Meningkat, Pendakian Ditutup hingga 31 Maret 2021

Liputan6.com, Jakarta Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) memperpanjang penutupan pendakian Gunung Semeru, Jawa Timur, hingga 31 Maret 2021. Perpanjangan penutupan itu dengan mempertimbangkan curah hujan yang tinggi, dan perkiraan adanya badai di kawasan Gunung Semeru. Sementara itu, status Gunung Semeru masih waspada level II.

Penutupan Gunung Semeru sudah dimulai sejak bulan Desember 2020, lantaran aktivitas vulkanik gunung yang terus meningkat. Petugas Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) memperpanjang penutupan pendakian hingga akhir Maret 2021.

Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, curah hujan tinggi masih akan berlangsung hingga akhir Maret. Kondisi ini bisa mengancam jiwa pendaki yang ingin mendaki Gunung Semeru. Berikut dilansir pada Liputan6, (8/1/2021).

“Diperkirakan curah hujan yang tinggi, kemudian adanya badai, maka untuk pendakian semeru, kita tutup sampai dengan tanggal 31 Maret 2021, berdasarkan pengumuman Kepala Balai Besar TNBTS No 15 tahun 2020,” jelas Novita Kusuma Wardani, Kepala TU Balai Besar TNBTS.

Bagi yang sudah mendaftar secara online, maka pihak Taman Nasional akan menjadwal ulang pendaki yang bersangkutan. Data hasil Pusat Pemantauan Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Pos Pantau Gunung Api Semeru, status gunung masih bertahan di waspada level II.