Sukses

VIDEO: Istri dan 2 Putri Kol Akhmad Khaidir Kadislog Lanud Supadio Jadi Korban Sriwijaya Air

Liputan6.com, Jakarta Suasana haru menyelimuti keluarga Nanik Zarkasi, warga Desa Tulungrejo, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Minggu pagi (10/1/2021). Nanik sempat menitiskan air mata, karena putrinya, Rahmania Ekananda, bersama dua cucunya Fazila Amara (6) dan Fatimah Asalina (2,5), serta Dinda Amelia penjaga bayi yang merawat cucunya, termasuk dalam penumpang pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh diperkirakan di Kepulauan Seribu. Keluarga berharap ada keajaiaban, pesawat dapat ditemukan dan seluruh penumpangnya selamat. Berikut diberitakan pada Liputan6, (11/1/2021).

Rahmania dan kedua anaknya berangkat dari Bandara Soetta menuju Pontianak, menyusul suaminya Kolonel Tek Akhmad Khaidir, yang sehari-hari bekerja di Kadislog Pangkalan Udara Supadio Pontianak. Sebelumnya, putrinya berada di Jakarta bersama anak dan kedua cucunya, Nanik terakhir kontak dengan anaknya, Sabtu pukul 14.00 WIB.

Saat berada di bandara, karena pesawat sempat tertunda keberangkatannya. Namun pada pukul 4 sore, Nanik mencoba kontak lagi dengan anaknya melalui telepon, namun tak bisa dihubungi. Dan mencoba kontak dengan menantunya, Akhmad Khaidir, bahwa pesawat yang ditumpangi anaknya hilang kontak.

“Saya perkirakan jam 2 itu landing, saya hubungi ndak bisa, apa delay ya pesawatnya, jam 3 saya telepon lagi ndak bisa, akhirnya jam 4 saya telepon suaminya, suamnya kan ndak ikut ke Jakarta, saya telepon suaminya, posisi di bandara, karena mau menjemput anak istrinya, tapi suaminya itu menerima telepon sambil nangis-nangis, ada apa ini, ada apa ? mama, pesawatnya hilang kontak ma,” ungkap Nanik Zarkasi, Ibu Rahmania.

Pesawat Sriwijaya Air SJ 182, rute Jakarta-Pontianak hilang kontak dan dikabarkan jatuh di sekitar Pulau Laki pada Sabtu sore.