VIDEO: Bayi Lumba-Lumba Hidung Botol Lahir di Taman Safari Prigen Pasuruan

VIDEO: Bayi Lumba-Lumba Hidung Botol Lahir di Taman Safari Prigen Pasuruan

Setelah sempat menjalani karantina 4 bulan usai dilahirkan, bayi lumba-lumba di Taman Safari II Prigen, Pasuruan, Jawa Timur, ini akhirnya diperkenalkan ke khalayak ramai di wahana lumba-lumba. Oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Siti Nurbaya, bayi lumba-lumba tersebut diberi nama Uchuy. Uchuy lahir normal dengan bobot 14.5 kilogram dan panjang 83 centimeter.

Nama unik ini disematkan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya, kepada bayi dolpin yang dilahirkan 16 Oktober 2020 di Taman Safari Indonesia II Prigen, Pasuruan.

Bayi dolpin ini diperkenalkan untuk pertama kali ke hadapan pengunjung, pada Minggu siang, setelah menjalani karantina selama 4 bulan. Uchuy lahir normal, bobot 14,5 kilogram dan panjang 83 centimeter.

Ia lahir dari betina bernama Nia dan pejantan bernama Suarez, melalui masa kehamilan 12 bulan 3 hari. Karena masih bayi, mamalia laut dari jenis lumba-lumba hidung botol itu, terus menempel induk betinanya. Menurut penjaga satwa, seperti bayi mamalia lain. Bayi dolpin juga butuh menyusu langsung pada induknya. Berikut dilansir pada Liputan6, (18/1/2021).

"Ini merupakan kelahiran yang pertama di Taman Safari, semuanya terpantau mulai dari perkawinan sampai ke kelahiran, jadi kita setiap bulan melakukan pemeriksaan secara USG, kemudian ambil sampel darah untuk memantau kondisi si anak, kita tahu kebuntingan lumba-lumba antara 1 tahun rata-rata, sehingga perkawinan September, pas di tanggal 16 Oktober 2020 kemarin, kita mendapatkan kelahiran satu ekor anak lumba-lumba berjenis kelamin betina, dengan berat 14 kilo dan panjang 85 centi, saat ini kita terus memantau secara khusus, intensif untuk si induk agar produksi susunya mencukupi, karena dia sampai saat ini masih mengandalkan susu dari induk," terang drh. Nanang Tedjo Laksono, Dokter Hewan Taman Safari.

Dengan lahirnya Uchuy ini, koleksi lumba-lumba hidung botol di Taman Safari Prigen menjadi lima ekor.

Ringkasan

Oleh Didi N pada 19 January 2021, 15:20 WIB

Video Terkait

Spotlights