Sukses

VIDEO: Gunung Raung Semburkan Abu Vulkanik, Masyarakat Tetap Beraktivitas

Liputan6.com, Jakarta Sempat mengalami peningkatan semburan vulkanik, aktivitas Gunung Api Raung di Banyuwangi, Jawa Timur, mulai menurun. Pantauan pada Minggu pagi (24/1), semburan abu vulkanik Gunung Raung menurun di ketinggian 400 meter, dari sehari sebelumnya yang mencapai 600 meter dengan warna hitam pekat.

Sementara itu, meski terjadi erupsi, warga di Dusun Mangaran, Desa Sumberarum, Songgon, Banyuwangi, yang letaknya hanya 15 kilometer dari Gunung Raung masih beraktivitas seperti biasanya. Warga tetap waspada, jika sewaktu-waktu Gunung Api Raung mengalami peningkatan aktivitas.

Gunung Api Raung, di perbatasan Banyuwangi, Jember, dan Bondowoso, Jawa Timur, terus menunjukkan aktivitasnya. Hingga Minggu pagi, asap abu vulkanik masih tampak menyembur dari dalam perut kawah Gunung Raung. Namun semburan abu vulkanik, cenderung mengalami penurunan dibandingkan sehari sebelumnya.

Sebelumnya, semburan asap abu vulkanik mencapai ketinggian 600 meter dari puncak kawah. Namun, pada Minggu pagi, ketinggian abu vulkanik turun menjadi 400 meter dari puncak kawah. Warna abu vulkanik yang sebelumnya hitam pekat, berangsur warna putih. Diduga hal ini terjadi, karena material vulkanik di dalam perut gunung sudah mulai berkurang volumenya.

Meski begitu, erupsi Gunung Raung ini tetap harus diwaspadai. Peningkatan semburan abu vulkanik, dimungkinkan kembali terjadi, lantaran sifat Gunung Api Raung yang sulit diprediksi. Hingga kini, status Gunung Api Raung masih dalam level waspada.

“Tubuh gunung agak menggembung sedikit, tapi dari pukul 00.00 hingga pagi ini, cenderung asapnya berubah menjadi tipis dan agak mulai memutih, jadi lebih banyak hembusannya, jadi gempa hembusan itu lebih banyak daripada yang tadi malam,” terang Burhan Alathea, Petugas Pos Pengamatan Gunung Raung. Berikut diberitakan pada Liputan6, (25/1/2021).

Sementara itu, meski terjadi erupsi, warga di Dusun Manggaran, Kecamatan Sumberarum Songgohan, Banyuwangi, yang letaknya hanya 15 kilometer dari Gunung Raung masih beraktivitas seperti biasanya. Warga tetap waspada, jika sewaktu-waktu Gunung Api Raung mengalami peningkatan aktivitas.

“Agak resah, karena abu vulkanik itu kan sudah keluar, jadi sampai rumah-rumah itu tebal abu vulkaniknya,” kata Agus Hariyanto, Warga Desa Sumber Arum

Seperti diketahui, terhitung sejak pukul 13.00 pada (21/1/2021) lalu, status Gunung Raung dinaikkan menjadi level waspada. Status waspada ini ditandai dengan meningkatnya intensitas semburan abu vulkanik ke atas gunung, dan kegempaan sejak beberapa hari lalu.