Sukses

VIDEO: Jokowi Resmikan Bendungan Tukul di Pacitan

Liputan6.com, Jakarta Setelah kurang lebih 7 tahun dibangun, Bendungan Tukul di Pacitan, Jawa Timur, diresmikan. Peresmian bendungan dengan kapasitas daya tampung 8,7 meter kubik ini dilakukan oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. Bendungan Tukul ini juga digunakan untuk Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro 2X132 KW, serta untuk konservasi sumber daya air dan pariwisata. Berikut dilansir pada Liputan6, (16/2/2021)

Presiden Jokowi mendarat di Lanud Iswahyudi, Kabupaten Magetan, Minggu siang. Dilanjutkan perjalanan menuju lokasi di Bendungan Tukul, Desa Karanggede, Kecamatan Arjosari, Pacitan. Tiba di lokasi, Presiden disambut Kapolda Jatim, Pangdam, Gubernur, Bupati Pacitan dan Menteri PUPR, Ir. Mochamad Basoeki Hadimoeljono. Dalam sambutannya, Jokowi menyatakan jika bendungan ini sudah siap digunakan untuk masyarakat, sebagai pengendali banjir, serta penyedia air baku.

“Bendungan Tukul di Pacitan, Jawa Timur, bendungan ini memiliki peran yang sangat penting untuk pengendalian banjir, untuk mengairi sawah, air irigasi, dan juga penyediaan air baku dan di sini kurang lebih 300 liter per detik dan dengan kapasitas tampung 8,7 juta meter kubik, bendungan ini bisa memberikan manfaat yang sangat besar yaitu 600 hektar sawah, sehingga bisa meningkatkan indeks per tanaman dari biasanya sekali tanam padi, dan sekali tanam palawija, menjadi 2 kali tanam padi dan sekali palawija,” terang Joko Widodo, Presiden RI.  

Diketahui Waduk Tukul memiliki total tampungan air sebesar 8,7 juta meter kubik, mampu mendistribusikan air pada anak Sungai Grindulu, sebagai salah satu solusi penyedia air irigasi seluas 600 hektar sawah.

“Untuk irigasi, sebagaimana disampaikan Ibu Gubernur dan Bapak Presiden, akan mengairi sekitar 600 hektar untuk dua kecamatan, baik Arjosari maupun Kecamatan Kota, Kecamatan Kota sekitar 150 hektar, di Kecamatan Arjosari sekitar 450 hektar, dan yang ketiga adalah untuk air baku, mudah-mudahan dengan air baku dari Waduk Tukul ini nanti, air bersih di Kabupaten Pacitan layanannya semakin meningkat,” kata Indartato, Bupati Pacitan.

Bendungan Tukul juga digunakan untuk Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro 2x132 KW, serta untuk konservasi sumber daya air, dan pariwisata. Demikian diberitakan pada Liputan6, (16/2/2021).