Sukses

Jalan di Gresik Tiba-Tiba Menggelembung, Diduga Akibat Proyek Penanaman Pipa

Liputan6.com, Surabaya - Jalan Deandles di Manyar, Gresik mendadak menggelembung. Kondisinya membahayakan pengguna jalan. Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII Jatim menduga hal itu akibat proyek penanaman pipa.

PPK BBPJN ruas Surabaya - Gresik - Sadang, Pungki Enggar mengatakan, adanya kerusakan jalan memang kewajiban kontraktor penanaman pipa. Maka dari itu, pihaknya memanggil kontraktor.

"Hari ini dari pihak kontraktor juga mau ke kantor terkait paparan rencana perbaikan jalan," ungkapnya, dikutip dari TimesIndonesia, Rabu (24/2/2021).

Pungki menjelaskan, dari invetarisasi oleh balai besar pelaksana jalan nasional, penggelembungan aspal itu diduga karena proses pengeboran lubang pipa. 

Dia menyatakan, kerusakan akibat penanaman pipa SPAM BGS (Bendung Gerak Sembayat) yang merupakan proyek PDAM Gresik ini harus segera diperbaiki sehingga tidak mengganggu pengguna jalan.

"Perkiraan kami sementara karena proses pengeboran untuk lubang pipanya itu yang mendorong tanah bawah perkerasan naik," ujarnya.

Dikatakan lebih jauh, kerusakan jalan akibat jalan di Kecamatan Manyar itu terjadi di sejumlah titik. Misalnya, di wilayah Desa Sembayat serta Betoyo.

"Semua titik kerusakan jalan sudah kami sampaikan dan usulkan ke pimpinan nah tinggal keputusan pimpinan untuk aproval," terangnya, menambahkan.

2 dari 3 halaman

Ganggu Perjalanan

Salah satu pengguna jalan Anwar Lukita mengaku sangat terganggu akibat penggelembungan aspal. Menurut dia, selain membuat tidak nyaman, kejadian itu juga membuat macet.

Anwar yang setiap hari melintasi jalan tersebut berharap pihak berwenang segera melakukan perbaikan jalan, sehingga tidak membuat pengendara terjatuh.

"Semoga saja segera ada perbaikan, sebab ini membuat macet serta mengganggu lalulintas," harapnya menanggapi Jalan Deandles Gresik menggelembung, BBPJN menduga akibat proyek penanaman pipa. 

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini: