Sukses

VIDEO: Kepala BPPD Sidoarjo Tutup Usia Akibat COVID-19

Liputan6.com, Jakarta Kepala Badan Pelayanan Pajak Daerah BPPD, Kabupaten Sidoarjo, Senin (22/2) meninggal dunia, setelah dirawat selama 3 hari di RSUD Sidoarjo. Almarhum terdeteksi positif Covid-19 dengan penyakit penyerta diabetes melitus. Meski Kepala BPPD meninggal dunia, layanan di kantor itu tetap buka seperti biasa, dengan protokol kesehatan ketat.

Pasca meninggalnya Kepala BPPD, Joko Santosa, pada Selasa pagi, Kantor BPPD tetap buka dan melayani masyarakat seperti biasa. Antrean pemohon pajak daerah meski tidak terlalu banyak di Kantor BPPD Sidoarjo, Jalan Pahlawan No 56 Sidoarjo, namun pelayanan pajak hanya dibatasi hingga pukul 01 siang.

Sementara untuk jabatan Kepala Badan Pelayanan Pajak Daerah Sidoarjo, juga masih kosong. Kepala BPPD Sidoarjo, Joko Santosa meninggal dunia setelah terinfeksi Covid-19 dengan penyakit penyerta diabetes melitus. Sebelumnya, Joko sempat dirawat 3 hari di RSUD Sidoarjo, dengan keluhan gula darahnya naik, dan juga sesak napas hingga akhirnya kondisinya semakin memburuk, dan dipasang alat bantu napas atau ventilator.

Joko Santosa dinyatakan meninggal dunia pada Senin petang dan dimakamkan malam harinya. Sekretaris BPPD Kabupaten Sidoarjo, Ahadi Yusuf mengatakan, sebelum meninggal, Joko Santosa kondisinya sering sakit. Namun dirinya tidak mengetahui penyakit almarhum.

“Pelayanan pada hari ini tetep berjalan sebagaimana mestinya, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan 3M itu, dan termasuk di ruang-ruang tunggu, kita tetep selalu mengingatkan tamu-tamu, wajib pajak yang ke BPPD untuk menjaga jarak,” kata Ahadi Yusuf, Sekretaris BPPD Sidoarjo.

Untuk mengantisipasi menyebarnya virus corona, sejumlah pegawai yang setiap hari melayani pimpinan, termasuk melayani almarhum saat masih berdinas, sudah dilakukan swab dan hasilnya negatif. Kantor BPPD juga sudah disemprot disinfektan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo. Demikian diberitakan pada Fokus, (24/2/2021).