Sukses

Khofifah Ingin Selingkar Ijen Jadi Kawasan Wisata Alam Andalan

Liputan6.com, Surabaya - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa minta agar Selingkar Ijen dapat menjadi percepatan ekonomi baru guna mendukung ekonomi pariwisata sekaligus implementasi dari Perpres Nomor 80 Tahun 2019 tentang percepatan pembangunan ekonomi di Jatim.

Dalam Perpres tersebut dijelaskan, terdapat lima skala prioritas yang harus segera dilaksanakan oleh Pemprov Jatim maupun Pemkab Situbondo. Salah satunya, Selingkar Ijen yang memiliki banyak project yang masuk kategori Proyek Strategis Nasional (PSN) yang memiliki wilayah tersebar di Kabupaten Situbondo, Banyuwangi dan Bondowoso.

Khofifah ingin menjadikan kawasan Selingkar Ijen menjadi kawasan wisata alam yang memiliki daya pikat luar biasa, karena berbagai keunggulan fenomena alamnya yang sulit dicari di tempat lain.

"Kita harus gerak cepat menyingkronkan Project Management Office (PMO) di Jatim dan PMO tingkat pusat ada di Kemenko Perekonomian. Saat ini Selingkar Ijen dimana salah satu penyanggannya adalah Situbondo termasuk salah satu program strategis nasional," ucap Khofifah.

2 dari 3 halaman

Program Bupati

Bupati Situbondo, Karna Suswandi mengatakan, misi dan progam yang  akan dilaksanakan adalah membangun masyarakat Situbondo beriman dan keberagaman melalui peningkatan kesejahteraan guru ngaji dan pendidikan keagamaan dan membangun kota santri Pancasila.

"Misi lainnya yaitu membangun masyarakat Situbondo sehat, cerdas, dan meningkatkan peran perempuan melalui peningkatan kualitas layanan kesehatan dan kesejahteraan tenaga medis," ujarnya.

Bupati Karna berkomitmen akan membangun infrastruktur, ekonomi yang berkeadilan dan berdaya saing lewat peningkatan aksesibilitas infrastruktur penunjang ekonomi, pembangunan kawasan unggulan minapolitan dan agropolitan.

"Kami juga akan membangun pemerintahan yang profesional, bersih dan tangguh lewat program smart goverment, birokrasi bebas korupsi dab bersih dari jual beli jabatan hingga memberikan Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD)," ucapnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini: