Sukses

5.278 Aset Tanah dan Bangunan Belum Tersertifikasi, PLN Mengadu ke BPN Jatim

Liputan6.com, Surabaya - General Manager PLN Unit Induk Transmisi (UIT) Jawa Bagian Timur dan Bali (JBTB) Suroso menyambangi Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jawa Timur, terkait sertifikasi aset tanah dan bangunan milik PLN Group.

Suroso merinci, hingga saat ini masih terdapat 3.032 aset UIT JBTB, 29 aset Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur, 1.961 aset Unit Induk Pembangunan (UIP) JBTB I, serta 256 aset UIP JBTB II yang belum tersertifikasi di daerah Jawa Timur dan sekitarnya.

“Kami meminta dukungannya kepada BPN dalam hal sertifikasi aset PLN di Jawa Timur. Total ada 5.278 aset yang harus tersertifikasi hingga Desember nanti. Kami paham bahwa ini bukan pekerjaan yang mudah, namun kami terus berupaya agar aset PLN dapat segera tersertifikasi," ujarnya, Kamis (4/3/2021).

Suroso mengatakan, untuk aset yang dimiliki PLN UIT JBTB tidak hanya tanah di bawah tapak tower, namun juga terdapat Gardu Induk (GI) dan rumah dinas PLN.

"Sedangkan dari Unit Induk Pembangunan JBTB I dan JBTB II pun memiliki beberapa aset yang hingga saat ini belum tersertifikasi," ucapnya.

Sementara itu, General Manager UIP JBTB I, Djarot Hutabri berharap dengan adanya koordinasi dan menjaga hubungan baik ini, proses sertifikasi aset dapat berjalan lancar dan tercapai target yang ada sesuai dengan GCG (Good Corporate Government).

“Kami berterima kasih atas waktu dan perhatian yang diberikan oleh BPN Kanwil Jatim sebagai upaya dalam penyelesaian sertifikasi aset PLN, semoga dapat terealisasi segera," ujarnya.

2 dari 3 halaman

Agustus Tuntas

Sedangkan Kepala Kantor Wilayah BPN Jawa Timur, Jonahar mengaku akan terus mendukung PLN dalam hal ini yaitu sertifikasi aset (tanah). Nanti pihaknya akan meneruskan ke seluruh kantor pertanahan yang ada di Jawa Timur agar dapat mensupport PLN.

“Kami upayakan agar Agustus tahun ini bisa terselesaikan seluruh sertifikasi aset PLN Grup Jawa Timur," ucapnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini: