Sukses

7 Objek Wisata di Taman Nasional Meru Betiri, Surga Tersembunyi di Jawa Timur

Liputan6.com, Jakarta Jawa Timur memiliki sejumlah taman nasional dengan keindahan alam yang menakjubkan. Salah satu taman nasional yang bisa dikunjungi adalah Taman Nasional Meru Betiri. Taman nasional ini berada di wilayah Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Jember.

Taman Nasional Meru Betiri memiliki daya tarik hutan dan pantai yang masih sangat terjaga keasriannya. Taman nasional ini sangat cocok dikunjungi bagi kamu penggemar petualangan alam bebas. Di sini terdapat puluhan flora dan fauna yang dilindungi.

Taman Nasional Meru Betiri bisa jadi destinasi alternatif rekreasi di Jawa Timur, khususnya Banyuwangi dan Jember. Pantai-pantai di Taman Nasional Meru Betiri juga terkenal sangat asri, karena masih dipertahankan kealamiannya.

Berikut objek wisata Taman Nasional Meru Betiri yang bisa dikunjungi, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Senin(15/3/2021).

2 dari 9 halaman

Pantai Bandealit

Pantai Bandealit merupakan sebuah pantai di Taman Nasional Meru Betiri yang masih sangat alami. Terletak di kawasan hutan lindung, udara di pantai ini masih sangat segar dan sejuk. Kealamian pantai ini juga bisa dilihat dari kebersihan dan kejernihan air dan pasir.

Meski termasuk dalam jajaran pantai selatan, Pantai Bandealit memiliki ombak yang cukup tenang. Ini membuat pantai ini jadi pilihan untuk melakukan olahraga air seperti berenang, jet ski, atau selancar angin. Pantai Bandealit juga sering digunakan sebagai tempat berkemah.

3 dari 9 halaman

Pantai Rajegwesi

Destinasi selanjutnya di Taman Nasional Meru Betiri adalah Pantai Rajegwesi. Pantai ini tepatnya berada di Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi. Tak hanya keindahan pantainya yang dapat dinikmati, di sini wisatawan juga akan disuguhkan dengan kegiatan warga setempat seperti nelayan dan pembuatan gula jawa.

Pantai Rajegwesi adalah tempat penghubung untuk pantai indah lainnya seperti pantai Teluk Hijau dan Sukamade. Nama Rajegwesi berasal dari kata rajeg yang berarti tiang pancang. Sementara wesi berarti besi sehingga jika disatukan berarti tiang pancang dari besi. Ini karena dulunya, di pantai ini terdapat pertahanan laut tentara Jepang berupa tiang pancang.

4 dari 9 halaman

Pantai Teluk Hijau

Pantai Teluk Hijau merupakan destinasi favorit di Taman Nasional Meru Betiri. Disebut Teluk Hijau kerena airnya berwarna biru kehijau-hijauan yang disebabkan oleh alga yang tumbuh dan hidup secara bergerombolan di dasar Pantai Teluk Hijau.

Pantai Teluk Hijau dikenal dengan pasir putihnya yang sangat bersih dan air terjun setinggi 8 meter. Selain keindahannya, pantai satu ini memiliki hamparan batu karang raksasa yang berada di pinggir pantai. Untuk mencapai pantai ini diperlukan sedikit usaha karena medan yang dilalui cukup sulit. Namun, keindahannya dapat membayar semua kesulitan tersebut.

5 dari 9 halaman

Pantai Sukamade

Pantai sukamade berada di Taman Nasional Meru Beriti dan menjadi salah satu destinasi istimewa. Pantai ini dikenal sebagai surganya Penyu. Di sini wisatawan bisa menyaksikan secara langsung penyu bertelur, melihat penangkaran penyu dan mengikuti kegiatan pelepasan tukik (anak penyu) ke laut.

Di pantai ini pengunjung bisa melihat 4 jenis penyu dari 6 jenis penyu yang ada di Indonesia. Di antaranya adalah penyu belimbing, penyu sisik, penyu hijau dan penyu slengkrah. Penyu hijau merupakan penyu yang sering mendarat di sini. Selain penyu, di sini juga terdapat satwa lain seperti harimau jawa, kijang, merak, macan tutul dan monyet.

Selain melihat penyu, wisatawan juga bisa menikmati wisata lain yang ada di Sukamade yaitu hutan mangrove. Di hutan mangrove terdapat sungai yang bisa dipakai untuk mengamati berbagai jenis burung. Seperti elang laut, dara laut, burung roko-roko dan masih banyak burung lainnya.

6 dari 9 halaman

Pantai Batu

Pantai Batu bisa ditemukan saat menuju ke pantai Teluk Hijau. Lokasi Teluk Hijau Banyuwangi dari pantai Batu hanya berkisar 300 meter saja. Disebut pantai Batu karena hampir seluruh bibir pantai terdapat bebatuan berukuran kecil hingga besar. Ombak pantai selatan yang menghantam batu-batu ini memberi suara khas yang menenangkan.

Menurut warga sekitar, batu-batu kecil yang mengisi pantai ini berasal dari lautan dan naik ke bibir pantai saat tsunami tahun 1994 terjadi.

7 dari 9 halaman

Gua Jepang

Di Taman Nasional Meru Betiri terdapat sebuah gua peninggalan Jepang. Gua ini berada di sisi tebing bagian barat Pantai Bandealit. Gua Jepang ini berada di ketinggian 200 menter dan menjadi bungker tentara Jepang saat masa penjajahan.

Di depan gua, terdapat tumpukan batu yang diyakini sebagai benteng perlindungan tentara Jepang.

8 dari 9 halaman

Flora

Selain jajaran pantai yang indah, di Taman Nasional Meru Betiri terdapat kekayaan flora yang cantik. Salah satu flora yang dilindungi di kawasan ini adalah Rafflesia Zollingeriana yang merupakan flora endemik di daerah ini.

Selain itu terdapat hampir 520 jenis tanaman, didominasi tanaman bunga dan obat-obatan. Ada pula paling tidak 27 spesies anggrek di taman nasional ini.

9 dari 9 halaman

Fauna

Di taman nasional ditemukan beragam satwa, seperti musang luwak, monyet kera, ajak, rusa, bajing terbang ekor sembilan, merak, dan penyu. Ada juga hewan liar lainnya seperti harimau jawa, kucing hutan, macan tutul, banteng jawa dan rusa.

Hewan-hewan ini dilindungi dan dijaga habitatnya. Taman Nasional Meru Betiri juga merupakan tempat penangkaran sejumlah jenis penyu seperti penyu belimbing, penyu sisik, penyu hijau, dan penyu lekang/ridel.