Sukses

Sempat Terganjal Covid-19, Instalasi Gas Rumah Tangga di Lamongan Dilanjutkan

Liputan6.com, Surabaya - Pembangunan jaringan gas di Lamongan kembali dilanjutkan setelah sempat tertunda karena adanya pandemi COVID-19 serta refocusing anggaran.

Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Noor Arifin Muhammad mengatakan, pemasangan jaringan gas bagi rumah tangga di Lamongan gratis tanpa dipungut biaya.

"Kami sampaikan bahwa tidak akan dilaksanakan aktivitas apapun kalau tidak ada orangnya di rumah dan saya tekankan bahwa jaringan gas ini tidak memungut biaya dan segala macamnya," kata Noor, Rabu (21/4/2021).

Pembangunan jaringan gas bumi tahap II untuk rumah tangga di Lamongan akan dilaksanakan pada 2021 dengan alokasi sebesar 6.000 SR (sambungan rumah) di tiga kecamatan, masing-masing Kecamatan Lamongan, Tikung dan Deket.

Rinciannya tiga lokasi yang berada di Kecamatan Lamongan ada di Kelurahan Sukomulyo (1.636 SR), Kelurahan Sidoharjo (629 SR), dan Desa Made (1.847 SR). Pada Kecamatan Tikung akan dibangun 1.053 SR di Desa Tambakrigadung. Untuk Kecamatan Deket akan dibangun 629 SR di Desa Deket Wetan dan 201 SR di Desa Deket Kulon.

 

 

2 dari 3 halaman

Dukungan Pemkab

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyatakan kesiapannya dalam mendukung pelaksanaan pembangunan jargas di Kabupaten Lamongan.

Yuhronur berharap dalam waktu dekat akan dilakukan sosialisasi dan koordinasi dengan instansi-instansi terkait di Lamongan.

"Saya berharap ke depan akan ada percepatan penanganan dalam hal pengembalian (penormalan jalan setelah pengerjaan) dan komplain masyarakat. Selain itu, pengerjaan penggalian tidak melebihi jangka waktu yang dijadwalkan, agar materialnya nanti tidak membahayakan masyarakat pengguna jalan. Intinya kami (Lamongan) siap untuk melaksanakan pembangunan jargas, siap mendampingi, membersamai dan berkoordinasi," katanya.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini: