Sukses

Ingin Salat Id di Masjid Al Akbar Surabaya, Silakan Daftar Online Dulu

Liputan6.com, Surabaya - Humas Masjid Al Akbar Surabaya Helmy M Noor mengatakan, pihaknya tetap menyelenggarakan salat Idul Fitri tahun ini. Namun, ada sejumlah regulasi mengingat pandemi Covid-19 masih berlangsung saat ini.

Salah satu ketentuannya adalah membatasi jumlah jemaah. Berdasarkan ketentuan pemerintah, batas maksimal jemaah rumah ibadah, termasuk masjid, maksimal mencapai 50 persen dari total kuota. Kendati begitu, masjid terbesar se-Jatim itu justru membatasi kuota sepertiga dari ketentuan pemerintah.

"Masjid Al Akbar harus membatasi jamaah sesuai dengan ketentuan pemerintah. Nah kalau pemerintah 50 persen dan di sini justru hanya 15% dari kapasitas masjid," kata Helmy, Kamis (29/4/2021), dikutip dari TimesIndonesia.

Helmy menjelaskan, kapasitas kuota 15 persen itu diperuntukan kepada seluruh elemen masyarakat. Namun, calon jamaah diwajibkan terlebih dulu mendaftar ke pihak panitia secara daring.

"Bagaimana cara mendaftarnya? Kita melakukan sistem online, lalu masyarakat yang ingin salat di Masjid Al Akbar bisa mendaftar dengan melampirkan identitas, setelah diverifikasi lalu mereka akan mendapatkan nomor kuota, lalu mereka akan mengambil id card dan wajib dikenakan saat salat," tuturnya.

Menurutnya, seluruh jamaah yang mengikuti salat wajib ditandai dengan id card, baik sebelum masuk sampai keluar Masjid Al Akbar Kota Surabaya selama pelaksanaan shalat Ied.

Helmy mengatakan, pendaftaran bisa kolektif satu keluarga. "Jadi, misalnya ibu, anak, ayah, dan lain sebagainya," ujarnya.

 

2 dari 3 halaman

Bukan untuk Mempersulit

Helmy mengungkapkan, bagi jamaah yang mengalami kesulitan untuk mendaftar, maka pihak panitia Masjid Al Akbar akan mendampingi dan membantu proses pendaftaran hingga rampung. Asalkan, kuota masih tersedia.

"Tujuannya, supaya masyarakat bisa mudah untuk shalat Idul Fitri. Sekali lagi, kami tidak mempersulit orang untuk shalat Idul Fitri, justru Masjid Al Akbar Surabaya mempermudah dan membuat nyaman. Oleh karena itu, mumpung ada waktu dan pendaftaran bisa ditutup sewaktu-waktu apabila kuota 15 persen sudah terpenuhi," tandasnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini: