Sukses

VIDEO: Begini Cara PoIisi di Mojokerto Memutus Mata Rantai COVID-19

Liputan6.com, Jakarta Nampak terlihat dua orang waria yang menggunakan helm berkarakter virus corona, mencegat para pengendara, pedagang, dan pejalan kaki di kawasan jalan raya menuju tempat wisata Pacet, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

Aksi tersebut, agar para pengendara tetap terhibur meskipun adanya razia prokes, dan tidak menghindar. Dengan membagikan masker, dua waria tersebut menghimbau bahwa Covid-19 masih ada. Serta, anggota Polres Mojokerto juga membawa replika keranda mayat dan kantong jenazah. Berikut pemberitaannya pada Liputan6, (24/5/2021).

Dua waria dengan mengenakan helm virus corona ini, memburu warga tak bermasker yang melintas di jalan raya dan hendak menuju kawasan wisata Pacet, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Minggu sore.

Para pemotor yang kedapatan tidak memakai masker diberhentikan dan langsung dipakaikan masker, serta diimbau untuk selalu mematuhi protokol kesehatan. Tak hanya pengendara, sejumlah pedagang yang tidak memakai masker juga diberi masker, guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Selain mengerahkan waria berhelm virus corona, sejumlah anggota Polres Mojokerto juga membawa replika keranda mayat korban Covid-19, beserta pocong. Cara unik ini sebagai bentuk pesan kepada masyarakat, bahwa Covid-19 masih ada dan sangat membahayakan.

“Kami ingin memberikan pesan kepada seluruh masyarakat Mojokerto, Covid-19 itu masih ada dan masih membahayakan untuk kita semuanya, sehingga disiplin protokol kesehatan, salah satunya untuk bisa memutus mata rantai Covid-19,” kata AKBP Dony Alexander, Kapolres Mojokerto.

Hingga saat ini, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, masih berstatus zona kuning penyebaran Covid-19.