Sukses

Khofifah Minta Kepala Daerah di Jatim Rutin Update Data Kasus Covid-19

Liputan6.com, Surabaya - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Mayjen Suharyanto dan Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta menganalisa dan mengevaluasi pelaksanaan PPKM Mikro dan menentukan tindak lanjut khususnya Kabupaten Bangkalan.

Khofifah menyebutkan, Kepala daerah agar melaksanakan update data peningkatan kasus aktif Covid-19 serta ketersediaan BOR di Rumah Sakit masing-masing daerah.

"Sehingga dapat cepat mengambil tindakan upaya antisipasi guna mencegah dan meminimalisir penularan virus Covid-19," ujarnya, Rabu (16/6/2021)

Khofifah melanjutkan, tingkatkan sinergi dengan seluruh elemen masyarakat dalam kegiatan PPKM Mikro. Hal ini dilakukan guna mengurangi kegiatan yang menimbulkan kerumunan yang menjadi salah satu penyebab penyebaran virus Covid-19.

"Konsultasikan kepada Satgas Covid-19 Provinsi Jatim kegiatan PPKM Mikro agar kegiatan yang dilaksanakan dapat optimal," ucapnya.

Sementara itu, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta menyebutkan, pembagian masker, penyemprotan Disinfektan, pemasangan spanduk imbauan protokol kesehatan, serta operasi yustisi dan pemberian sembako harus terus dilakukan di Bangkalan.

"Mempersiapkan tiga titik penyekatan di wilayah zona merah di Kabupaten Bangkalan. Baik secara stationer maupun mobile di perbatasan wilayah guna mengurangi mobilitas masyarakat," ujarnya.

"Operasi yustisi harus terus di tingkatkan sampai masyarakat memiliki kesadaran diri bahwa pentingnya menerapkan protokol kesehatan di masa Pandemi Covid-19," ucap Nico.

 

2 dari 3 halaman

Tingkatkan Solidaritas

Sedangkan Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Mayjen Suharyanto menyatakan, agar seluruh kepala daerah yang mendapat amanah memimpin daerahnya untuk senantiasa memiliki tanggung jawab dalam rangka mengikuti kegiatan rapat koordinasi yang dilaksanakan Pemerintah Provinsi Jatim. Hal ini sebagai wujud mempertajam pelaksanaan PPKM Mikro.

"Tingkatkan solidaritas Forkopimda kabupaten maupun kota dalam penanganan Covid-19 di wilayahnya. Media sosial berperan penting dalam memberikan gambaran kepada masyarakat tentang betapa pentingnya menerapkan protokol kesehatan," ujarnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini: