Sukses

Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19 di Malang, Operasi Gabungan Siap Digelar

Liputan6.com, Malang - Kasus penyebaran Covid-19 kembali melonjak di beberapa daerah. Selain itu kini hangat diperbincangkan munculnya virus corona varian B16172 Delta atau varian delta. Di Jawa Timur, telah ditemukan beberapa pasien terinfeksi virus varian baru tersebut.

Pemerintah Kota Malang pun bersiap mengantisipasi agar tak ada lonjakan kasus positif Covid-19 di Malang. Sekaligus mencegah kemungkinan penularan virus corona varian delta. Satu caranya, hendak kembali menertibkan warga agar patuh protokol kesehatan.

“Dalam waktu dekat segera kami rapatkan untuk rencana operasi gabungan lagi,” kata Wali Kota Malang, Sutiaji, Kamis, 17 Juni 2021.

Operasi gabungan bakal menyasar beberapa tempat keramaian yang kerap jadi titik kerumunan warga. Bakal menertibkan warga yang kedapatan tak patuh prokes serta mensosialisasikan pentingnya patuh protokol itu.

“Kita tidak boleh lengah lagi, harus disosialisasikan dan ditertibkan lagi,” ujar Sutiaji.

Orang nomor satu di Pemkot Malang itu mengaku telah berkomunikasi dengan epidemiolog Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Ahli itu menyampaikan telah ditemukan beberapa kasus pasien terinfeksi virus corona varian delta itu.

“Sekarang ini sedang ditracing agar tidak menyebar luas ke berbagai daerah lainnya,” tutur Sutiaji.

Pencegahan penyebaran Covid-19 di Malang tak cukup dengan mengandalkan vaksinasi sedang gencar dilaksanakan. Sebab vaksinasi hanya meminimalisir resiko bila seseorang terinfeksi virus corona. Upaya pencegahan dapat lebih maksimal bila warga patuh prokes.

“Literasi pencegahan juga harus terus didorong, termasuk warga tak perlu ragu segera memeriksakan diri ke layanan kesehatan bila merasa tubuhnya tidak sehat,” ucapnya.

2 dari 3 halaman

Upate Covid-19 di Malang

Sementara itu, sampai dengan 17 Juni 2021 total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Malang ada sebanyak 6.865 kasus. Dari jumlah kasus itu, 647 pasien meninggal dunia, 6.149 pasien telah sembuh dan 69 pasien masih dirawat.

Lalu kasus suspek Covid-19 ada sebanyak 7.235 pasien dengan 110 orang masih diisolasi di rumah sakit, 31 orang isolasi mandiri di rumah, 119 orang meninggal dunia dan 6.975 kasus dinyatakan discarded.

“Kasus harian cenderung fluktiatif, tapi insya allah masih bisa dikendalikan,” kata Sutiaji.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini: