Sukses

Pesan Hoaks Beredar di Bojonegoro Soal Tim Covid Hunter Turun Malam Hari

Saksikan video pilihan berikut ini:

Jam menunjukkan waktu pukul 20.15 WIB di Bojonegoro. Sebuah pesan singkat diterima Liputan6.com Bojonegoro mengenai kabar bohong atau hoaks terkait tim hunter beredar di sejumlah grup media sosial sejak Sabtu malam, 9 Juli 2021.

Hoaks yang menjadi pesan berantai tersebut menyebutkan bahwa masyarakat dilarang keluar rumah pada malam hari. Tim Covid hunter juga disebutkan akan melakukan tes swab di tempat dan jika hasilnya reaktif akan langsung dibawa ke tempat isolasi malam itu juga.

Berikut isi pesan berantai tersebut:

Mulai tanggal 9-20 juli, mohon tidak keluar rumah di malam hari. Bila ada keperluan segera penuhi maksimal jam 19.00 sudah di rumah. Akan ada tim covid hunter lintas sektor yang menertibkan dengan membawa petugas laboratorium dan ambulance. Langsung di swab di tempat. Bila reaktif, langsung di isolasi di wisma BKD malam itu juga.melaporkan hasil rapat Rapid Hunter di Kodim hari ini :

-dilaksanakan setiap hari mulai hari ini tgl 8 -20 juli 2021

-mulai pkl. 19.30 selama 2 jam dan berkumpul di Kodim

-diikuti oleh polres, kodim, dinkes, satpol PP, BPBD, dishub

-dinkes diminta menyediakan 1 ambulance dan 1 mobil dinas dgn petugas juga melakukan swab random sebanyak 20 sasaran setiap harinya

-mohon ijin petugas dinkes setiap hari terdiri dari :1 org driver (umum) + 3 org petugas lab kesda di mobil dinas dinkes1 org petugas PSC + 1 org bidang di ambulance -jadwal petugas sesuai jadwal diatas, memakai rompi kes yg disediakan oleh PSC

-bila ada sasaran yg di swab hasilnya reaktif maka langsung masuk BKD.

Mohon untuk diperhatikan. Ati2 looor dijogo kesehatane LAN keluargane. Tetep semangat 

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bojonegoro, Triguno Sudjono Prio memastikan pesan yang menyebar itu adalah hoaks. Dia pertama kali mengetahui hoaks itu pada sore hari. 

"Kemarin sore menjelang maghrib sudah banyak beredar. Saya juga dapat," ujar Triguno kepada Liputan6.com, Minggu (11/7/2011).

Triguno mengimbau masyarakat khususnya di daerah yang dikenal sebagai kota lumbung energi nasional Kabupaten Bojonegoro, agar tidak mudah percaya dengan adanya kabar hoaks itu.

“Dalam hoaks itu disebut akan ada tim covid hunter lintas sektor yang menertibkan dengan membawa petugas laboratorium dan ambulans. Langsung di swab di tempat. Bila reaktif, langsung di isolasi di wisma BKD malam itu juga. Tapi semua itu hoaks," katanya.

Lebih lanjut, Triguno meminta masyarakat tidak resah dengan adanya kabar hoaks tersebut. Ia meminta masyarakat pada masa PPKM Darurat ini mematuhi aturan pemerintah serta tetap menerapkan protokol kesehatan guna memutus mata rantai penularan covid-19.

"Pada masa PPKM Darurat ini patuhi aturan yang diberlakukan. Bagi masyarakat Bojonegoro yang belum vaksin segera lah vaksin," ucapnya.