Sukses

VIDEO: Nakes Mengaku Diusir Warga Saat Isoman di Rumah Orangtuanya

Liputan6.com, Jakarta Seorang tenaga kesehatan (nakes) membuat video bahwa dirinya diusir warga Desa Gandong, Kecamatan Bringin, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, saat menjalani isolasi mandiri. Arya Kusuma Aji merasa kecewa dan sedih, atas perlakuan warga sekitar terhadap dirinya. Kemudian Arya Kusuma saat ini menjalani perawatan di Rumah Sakit Agro Techno Park.

Video pengakuan Arya Kusuma Aji, seorang tenaga kesehatan dari Public Safety Center di Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi, viral di media sosial.

Arya mengungkapkan kesedihannya saat diusir warga ketika menjalani isolasi mandiri di sebuah rumah kosong milik orangtuanya di Desa Gandong, Kecamatan Bringin, Kabupaten Ngawi. Karena kehadirannya tidak diinginkan, pria berusia 25 tahun itu bersiap meninggalkan lokasi.

Terdapat dua buah mobil ambulans dan sejumlah petugas medis berpakaian APD lengkap, langsung mengevakuasi Arya, ke RSUD Dr Soeroto, Ngawi. Namun, karena ruang isolasi di rumah sakit tersebut penuh, Arya akhirnya dirawat di Rumah Sakit Lapangan Agro Techno Park (ATP), Ngrambe. Berikut pemberitaannya pada Liputan6, (11/7/2021).

“Belum ada sehari, masuk di sini jam 10, jam 3.15 sudah dijemput,” ungkap Kati, Ibunda Arya.

 “Terutama yang kita sayangkan itu, kenapa kalau memang yang bersangkutan isolasi di situ, apalagi bukan penduduk situ, tapi ndak ada pemberitahuan ke lingkungan ke RT ke Satgas Covid yang ada di desa,” kata Kuswanto, Kepala Desa Gandong.

Arya diketahui positif Covid-19 pada Jumat (09/7) lalu. Pada Sabtu pagi (10/7) Arya mulai menjalani isolasi mandiri di rumah kosong milik orangtuanya. Namun, pada sore harinya, ia mengaku diusir oleh warga.