Sukses

Penutupan Wisata Bromo dan Semeru Diperpanjang

Liputan6.com, Malang - Penutupan kawasan wisata Gunung Bromo dan pendakian Semeru diperpanjang sampai batas waktu tak ditentukan. Wisatawan diimbau tak curi-curi kesempatan dengan tetap nekad datang berkunjung.

Perpanjangan masa penutupan kawasan wisata Gunung Bromo dan Semeru itu mengacu pada kebijakan pemerintah. Yakni memperpanjang masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang kini jadi level 4.

Kepala Sub Bagian Data dan Humas Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS), Sarif Hidayat, mengatakan masih ada saja wisatawan yang mencoba masuk padahal taman nasional ditutup selama masa PPKM Darurat sejak 3 Juli silam.

“Ada wisatwan mencoba masuk berlibur, tapi petugas yang berjaga di pintu masuk kami persuasif,” kata Sarif di Malang, Minggu, 25 Juli 2021 malam.

Petugas BB TNBTS dibantu relawan berjaga di lima pintu masuk menuju kawasan Bromo dan Semeru yakni Coban Trisula, Penajakan, Lautan Pasir, Ranu Pani dan Senduro. Mereka akan dengan tegas meminta pelancong balik pulang bila berupaya masuk.

Bahkan penjagaan ekstra ketat diterapkan khusus di Coban Trisula dengan melibatkan petugas gabungan terdiri TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Satpol PP maupun Dinas Kesehatan. Titik ini termasuk salah satu yang sering coba dilalui oleh wisatawan.

“Petugas kami juga patrol keliling di seluruh lokasi itu memastikan tak ada yang mencoba masuk,” ujar Sarif.

Sekedar diketahui, pendakian ke Semeru dan wisata Gunung Bromo mulai ditutup lagi sejak penerapan PPKM Darurat pada 3-20 Juli. Saat itu juga diumumkan bila calon wisatawan yang terlanjur booking online tiket untuk periode dapat menjadwal ulang rencana pelesirnya.

2 dari 3 halaman

Cegah Penyebaran Covid-19

Selama pandemi ini sudah beberapa kali Semeru dan wisata Bromo ditutup sementara. Karena itu masyarakat yang hendak pelesir ke obyek wisata di taman nasional itu diimbau selalu mengecek informasi lebih dulu missal lewat akun resmi media sosial BB TNTBS.

Penutupan Bromo dan Semeru demi mencegah resiko semakin meluasnya penyebaran Covid-19. Sebab para pengunjung, petugas dan masyarakat rentan tertular di tengah situasi jumlah kasus yang meningkat tajam dalam satu bulan terakhir ini.

“Kebijakan penutupan sudah sesuai arahan presiden. Semoga pandemi segera berakhir agar rindu terhadap Bromo dan Semeru dapat terobati,” demikian tulis BB TNBTS melalui akun media sosialnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini: