Sukses

Begini Kata BMKG Juanda soal Fenomena Awan di Langit Pacitan dan Surabaya

Liputan6.com, Surabaya - PMG Stasiun Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda Surabaya Rendy Irawadi menanggapi fenomena awan langit terbelah di Pacitan dan awan menyerupai orang berdiri di Surabaya.

Irawadi menjelaskan, ada kemungkinan awan yang berbentuk seolah terbelah itu merupakan jejak pembakaran dari pesawat yang melintas. Pun dengan suhu yang ada di kawasan sekitar lokasi tersebut.

"Berkemungkinan awan yang tebentuk merupakan contrail atau jejak sisa pembakaran oleh pesawat jenis jet biasa, pesawat tempur, atau sejenis awan rollcloud yang terbentuk," ujarnya, Minggu (8/8/2021).

Menurutnya, faktor suhu dan iklim juga bisa menjadi penyebab terjadinya fenomena awan tersebut. Pun dengan awan di Surabaya yang berbentuk menyerupai tubuh manusia.

"Akibat adanya perbedaan suhu dari dua masa udara yang bertemu. Awan jenis ini sering terjadi di Indonesia," ucapnya.

Irawadi mengingatkan, fenomena alam serupa sering dikaitkan oleh orang yang tidak bertanggungjawab dengan bencana, seperti gempa dan pandemi Covid-19.

"Kami meminta kepada masyarakat untuk tak termakan berita bohong atau hoaks serta narasi-narasi menggiring yang justru merugikan khalayak dan tak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," ujarnya.

Irawadi menegaskan, informasi seperti itu juga kerap dibumbui aneka disinformasi yang membawa penonton atau pembaca mengarah pada hoaks, atau yang dikenal dengan pseudo science yang disebar orang-orang nirpengetahuan.

"Itu bukan merupakan tanda-tanda akan terjadinya bencana," ucap Irawadi.

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

2 dari 2 halaman

Beredar di Medsos

Sekedar diketahui, beberapa fenomena alam terjadi di langit-langit kawasan Jawa Timur (Jatim) mulai dari langit terbelah di kawasan Pacitan, hingga awan yang menyerupai bentuk orang yang sedang berdiri di Kota Surabaya.

Fenomena alam tersebut tertangkap kamera smartphone warganet dan beredar di media sosial Facebook serta Instagram. Di Pacitan, fenomena langit terbelah ramai diperbincangkan netizen di akun Facebook 'Pacitan Network'.

Sedangkan, awan menyerupai bentuk tubuh manusia ramai diperbincangkan pada postingan akun Instagram @smart.gram.

Dalam dua postingan di Instagram dan Facebook itu pun mendapat beragam komentar dari netizen. Bahkan, ditayangkan berulangkali dan mendapat sejumlah likes.