Sukses

Gunung Raung Keluarkan Asap Putih, Status Masih Normal

Liputan6.com, Surabaya - Gunung Raung di Banyuwangi kembali mengeluarkan asap putih dari dalam kawah, pada Jumat (24/9/2021).

"Visual Raung pada (24/9/2021) Pukul 04.56 Wib, teramati asap putih sedang dengan tinggi 50 meter," kata Petugas PPGA Raung, Burhan Alethea, dikutip dari TimesIndonesia.

Asap putih tersebut terpantau dari Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Raung di Dusun Mangaran, Desa Sumberarum, Kecamatan Songgon, Banyuwangi.

Burhan menjelaskan, asap putih yang keluar dari dalam gunung setinggi 3.332 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu, kata Burhan, akibat adanya reaksi gas dengan air yang berada di dalam kawah Gunung Raung.

 "Iya, asap putih reaksi gas dengan air," ungkapnya.

Kondisi tersebut, kata Burhan terjadi sudah beberapa kali sejak penurunan status Gunung Raung dari level II waspada ke level I normal pada Agustus 2021 lalu.

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 2 halaman

Terletak di 3 Kabupaten

Perubahan status tersebut dikeluarkan oleh Badan Geologi Kementerian ESDM RI melalui laporan elektronik dengan nomor 268.Lap/GL.03/BGV/2021 tertanggal 9 Agustus 2021.

"Sudah beberapa kali, hanya saja tidak terlihat kalau pas gunung berkabut atau asap tidak mencapai di atas kaldera," terangnya.

Gunung Raung dengan ketinggian 3.332 mdpl ini terletak di tiga perbatasan Kabupaten yakni Banyuwangi, Bondowoso dan Kabupaten Jember.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.