Sukses

Cegah Klaster Covid-19, Siswa SD dan SMP di Malang Rutin Diswab Selama PTM

Liputan6.com, Malang - Pemerintah Kota Malang bakal menggelar tes swab antigen secara berkala kepada siswa SD dan SMP selama pembelajaran tatap muka (PTM). Tindakan merupakan pencegahan agar sekolah tidak terjadi klaster penyebaran Covid-19 di Malang.

Para orang tua siswa diminta memberi izin terhadap anak-anaknya untuk mengikuti tes swab. Sebab hal itu demi memberikan rasa aman dan mencegah penyebaran Covid-19 di Malang selama sekolah pelaksanaan PTM.

"Ini jadi program, bahwa guru dan siswa dites secara reguler sebagai kewaspadaan sejak dini," kata Wali Kota Malang, Sutiaji, Jumat, 24 September 2021.

Orang nomor satu di Balai Kota Malang itu meminta Dinas Pendidikan Kota Malang mengomunikasikan program swab tes ke wali murid. Membuat surat edaran yang ditujukan ke wali murid. Agar orang tua siswa tak kaget bila sewaktu-waktu ada tes swab di sekolah.

"Mohon para orang tua mengizinkan kalau sewaktu-waktu anaknya dites, ini demi kebaikan bersama," ujar Sutiaji.

Testing di sekolah juga dengan mempertimbangka sejumlah faktor. Misalnya, siswa sekolah dasar secara usia masih di bawah 12 tahun sehingga belum memenuhi syarat divaksin Covid-19. Sedangkan bagi seluruh pelajar SMP dan SMA dipercepat agar semua bisa mendapat vaksin.

Swab tes itu sekaligus upaya memperkuat testing demi mencegah penularan Covid-19 di Malang. Pemkot Malang menjamin ketersediaan swab tes antigen di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) yang sampai hari ini tersedia sekitar 25 ribu tes.

"Ini bentuk pencegahan sejak dini dan demi mencegah kemungkinan penularan," ujar Sutiaji.

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

Jadwal Tes Rutin

Penerapan swab tes terhadap guru dan siswa pada Jumat ini dilakukan di SMP Negeri 20 dan SDN Bunulrejo 2. Pelajar yang ikut swab tes telah mendapat izin dari orang tua masing-masing. Hasil tes di kedua sekolah itu dinyatakan negatif, tak ada yang terkonfirmasi positif.

Meski akan ada tes swab rutin maupun percepatan vaksinasi, seluruh sekolah selama pembelajaran tatap muka tetap wajib mengikuti protokol kesehatan. Selain mencegah penyebaran Covid-19 di Malang, juga memastikan proses belajar berjalan dengan aman dan sehat.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, Husnul Muarif mengatakan, pelaksanaan tes swab secara rutin di sekolah memerlukan koordinasi antara Dinas Kesehatan dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Meliputi jumlah siswa dan guru yang dites maupun jadwal pelaksanaanya.

“Kami masih harus berkoordinasi soal pelaksanaannya. Penjadwalan tes swab diserahkan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan,” ujar Husnul.