Sukses

Masuk Polres Kediri Kota Kini Wajib Scan PeduliLindungi

Liputan6.com, Kediri - Polres Kediri Kota menerapkan QR aplikasi PeduliLindungi di lingkungan polres setempat baik bagi para tamu maupun anggota kepolisian yang mau masuk kantor polres.

"Penerapan QR kode pada aplikasi PeduliLindungi ini sebagai salah satu upaya penurunan penyebaran Covid-19,” kata Kepala Polres Kediri Kota, AKBP Wahyudi, di Kediri, Senin, 27 September 2021.

Penerapan aplikasi PeduliLindungi ini sekaligus membantu meningkatkan partisipasi masyarakat guna melaporkan lokasi dan riwayat perjalanan selama pandemi. Dengan itu, tentunya bisa membantu memperkuat pelaksanaan 3T (penelusuran, pengujian, dan penanganan), dilansir dari Antara.

Selain itu, melalui fitur scan QR di pintu masuk Polres Kediri Kota, mereka dapat mengatur kepadatan pengunjung. Aplikasi PeduliLindungi juga terintegrasi dengan data hasil tes pemeriksaan Covid-19 dan data vaksinasi nasional.

"Selama kegiatan penerapan QR kode aplikasi PeduliLindungi di pintu masuk Markas Polres Kediri Kota, masyarakat merespon positif dan mulai menerapkannya," kata dia.

Penerapan aplikasi itu diberlakukan kepada siapa saja yang hendak masuk lingkungan Polres Kediri Kota baik ASN, pegawai harian lepas, polisi, dan masyarakat umum yang akan memerlukan pelayanan di Polres Kediri Kota.

Selain di kantor polisi itu, pemanfaatan aplikasi itu juga dilakukan di sejumlah fasilitas umum seperti pusat perbelanjaan. Bagi warga yang tidak mematuhi aturan, tidak akan diizinkan masuk ke pusat perbelanjaan.

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan. 

 

2 dari 2 halaman

Pusat Perbelanjaan

Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar, meminta warganya tidak lengah dan tetap menerapkan protokol kesehatan kendati saat ini kasus Covid-19 mulai turun.

"Kami akan berupaya maksimal untuk menangani pandemi Covid-19. Saya juga minta agar kita semua tidak lengah meskipun mulai terjadi penurunan kasus," kata dia.

Ia juga meminta partisipasi warga untuk mengunduh dan memanfaatkan aplikasi PeduliLindungi. Di aplikasi itu, dapat terlihat dalam percobaan pembukaan pusat perbelanjaan di beberapa daerah dan uji coba bekerja dari kantor dengan kapasitas memanfaatkan aplikasi PeduliLindungi untuk skrining.

"Silakan mengunduh aplikasi PeduliLindungi. Mari kita manfaatkan PeduliLindungi sebagai wujud kepedulian kita akan perlindungan diri dan orang-orang sekitar," ujar dia.

Di Kediri, hingga Minggu (26/9) terdapat 3.990 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19. Ada 29 orang yang masih dirawat, 3.585 orang yang sudah sembuh dan 381 orang telah meninggal dunia.