Sukses

Bagi-Bagi Telur Gratis Peternak Blitar Diwarnai Kericuhan

Liputan6.com, Blitar - Pembagian ayam dan telur gratis oleh Peternak Ayam Layer Blitar Raya di depan kantor bupati diwarnai kericuhan.

Ribuan warga Blitar tumpah ruah di Alun alun depan Kantor bupati Blitar di Kanigoro. Mereka berdesak desakan menunggu pembagian telur dan ayam gratis. Petugas pun memutuskan untuk membubarkan kerumunan massa tersebut sebelum acara dimulai.

Koordinator lapangan aksi tersebut mengumumkan bahwa pembagian telur gratis dialihkan ke depan pasar Kanigoro dan di jalan depan DPRD Kabupaten Blitar.

Namun, alih-alih membubarkan diri, warga malah berkerumun di jalan depan kantor DPRD.  Kericuhan pun sempat terjadi saat  warga menyerbu sebuah mobil bak terbuka yang mereka kira membawa telur gratis.

Tanpa komando dan aba aba, puluhan warga langsung berebut mengambil bungkusan di mobil itu yang ternyata adalah nasi kotak. Namun, mereka tetap berebut sampai sampai seorang ibu dengan balita digendongnya terpental. Belasan nasi kotak pun tumpah tercecer di jalan akibat ulah warga tersebut.

"Memang ini (nasi kotak) mau saya bagikan ke warga. Tapi kok berebutan kayak penjarahan gini," kata pengendera mobil pengangkut nasi kotak yang tidak mau disebut namanya itu.

Yessy Yuni, Koordinator Lapangan aksi mengatakan, pembagian telur gratis itu merupakan aksi keprihatinan peternak Blitar raya terhadap murahnya harga telur. 

Aksi tersebut sebenarnya akan dilakukan sepanjang jalan mulai perbatasan Blitar kediri sampai gedung DPRD Kabupaten Blitar. Dengan titik fokus di seputar patung Bung Karno depan Kantor Bupati Blitar yaitu  pelepasan ayam hidup dan pembagian telur gratis.

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

Bentuk Keprihatinan

Aksi juga akan berlangsung di sepanjang jalan antara Kantor Bupati sampai gedung DPRD Kabupaten Blitar dengan bazzar telur serempak. Kemudian,  Sepanjang lampu merah dari Kecamatan Udanawu  sampai Kantor Bupati Blitar juga ada  bazar telur serempak.

"Kami menuntut pemerintah menerbitkan Perpres lindungi peternak UMKM, stop budidaya unggas oleh integrator. Kami juga meminta pemerintah menstabilkan harga telur," tegasnya dalam aksi pembagian telur di Kabupaten Blitar.