Sukses

Jurus Cegah Stres saat Pandemi ala Pakar Unair

Liputan6.com, Surabaya - Dosen bidang Psikologi Klinis dan Kesehatan Mental Fakultas Psikologi Universitas Airlangga (Unair) Atika Dian Ariana menyatakan, menjaga kesehatan mental selama pandemi Covid-19 sangat penting. Untuk perlu sejumlah upaya agar mental tetap sehat.

"Yang paling utama adalah memperhatikan pola hidup kita seperti komitmen terhadap jadwal keseharian yang kita buat. Ini penting untuk menjaga motivasi hidup kita,” ujarnya di Hari Kesehatan Mental Sedunia, Minggu (10/10/2021).

Atika menyarankan untuk membuat sebuah spot yang hanya digunakan sebagai tempat kerja atau tempat pembelajaran daring di rumah agar.

"Selain itu, pola hidup sehat seperti konsumsi makanan bergizi dan seimbang, memenuhi kebutuhan cairan dalam tubuh, serta olahraga teratur juga sangat penting untuk diperhatikan," ucapnya.

Atika mengatakan, meskipun hanya kegiatan dari rumah masing-masing, Atika mengingatkan agar tetap terkoneksi dengan orang-orang di sekitar.

“Tetap terhubung dengan lingkungan sosial juga penting di tengah pandemi sekarang ini dimana kita tidak leluasa untuk berinteraksi dengan orang lain meskipun hanya dengan menggunakan media daring,” ujar Atika.

Atika juga menjelaskan pentingnya mengatur screen time mengingat kita banyak menghabiskan waktu di depan layar monitor untuk bekerja atau mengikuti pembelajaran daring.

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

Aktivitas Bermakna

“Untuk yang mahasiswa, misalnya, kuliah itu pasti ada selisih waktu 30 menitan, bahkan kadang lebih. Gunakan waktu itu untuk betul-betul istirahat dari layar misalnya dengan stretching serta benar-benar mengalihkan pandangan dari layar,” paparnya.

Terakhir, Atika menyarankan untuk mencari aktivitas yang bermakna dan mungkin belum pernah dilakukan.

“Banyak orang yang kemudian seperti menemukan hobi baru. Makanya, selama pandemi kayak gardening dan bersepeda itu kan happening banget. Ini karena orang jadi punya banyak waktu mengenali siapa dirinya,” ujarnya.