Sukses

77 Mobil Vaksinasi Siap Keliling Sasar Warga di Pelosok Jatim

Liputan6.com, Surabaya - Sebanyak 77 mobil vaksinasi siap keliling menyasar warga Jatim. Peluncuran puluhan mobil tersebut dilakukan Wakil Ketua Komisi III DPR, Adies Kadir di Mapolda Jatim, Senin (11/10/2021).

"Sebelum di Mapolda Jatim, kami juga telah berkunjung ke Mapolresta Sidoarjo dan juga di Mapolrestabes Surabaya," ujarnya.

"Sebanyak 2.000 pasukan kuning atau petugas kebersihan hari ini diberikan bantuan sembako sebanyak 2.000 paket. Saya berpesan, untuk pekerja pasukan kuning tetap jaga kesehatan dan jangan lupa vaksin," ucap Adies Kadir.

Adies menjelaskan, mobil vaksin keliling milik Polda Jatim ini, bisa memberikan pelayanan kepada warga sekitar 200 hingga 250 orang, mobil vaksin keliling ini sangat efektif untuk tempat-tempat yang sulit terjangkau.

"Saya apresiasi apa yang sudah dilakukan Polri, khususnya di jajaran Polda Jatim. Ini luar biasa, Insya Allah Herd Immunity di jatim pada akhir tahun bisa tercapai. Karena sampai saat ini sudah mencapai 52 persen dari target 70 persen. Saya yakin sampai akhir tahun bisa divaksin oleh polda jatim," ujarnya.

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

Mobil Vaksin untuk Gerbang Kertasusila

Sebelumnya, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengirimkan mobil vaksin keliling untuk membantu percepatan vaksin pada wilayah aglomerasi, yaitu di wilayah Gerbang Kertasusila (Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, Lamongan).

Untuk menuju Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level dua dan level satu, salah satu persyaratannya adalah vaksinasi, yakni vaksin dosis pertama dan dosis lansia.

“Jadi, insyaallah mobil vaksin ini kita akan gunakan untuk membantu aglomerasi di wilayah Gerbang Kertasusila,” kata Eri di Balai Kota Surabaya, Minggu (10/10/2021).

Ia memastikan vaksinasi di Kota Surabaya sendiri sudah mencapai 110 persen untuk vaksin dosis 1, dan untuk vaksin lansianya sudah mencapai 90 persen lebih. Sedangkan untuk vaksin dosis 2 di Surabaya sudah mencapai 80 persen.

“Nah, apabila Kota Surabaya ingin turun level menjadi level 2 hingga level 1, maka harus segera membantu wilayah aglomerasi, yakni Gerbang Kertasusila,” tegasnya.