Sukses

Keluarga Prajurit KRI Nanggala 402 Dapat Rumah di Sidoarjo

Liputan6.com, Sidoarjo - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyerahkan kunci rumah kepada ahli waris Prajurit KRI Nanggala-402 di Desa Kedung Kendo, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (11/11/2021).

Sebelum pemberian kunci secara simbolis, Hadi Tjahjanto menandatangani prasasti Perumahan Pahlawan Nanggala-402 disaksikan KSAL dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansah.

Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Laut (KH) Edys Riyanto, dalam keterangan tertulis menyatakan, dibangunnya perumahan khusus bagi ahli waris para Prajurit KRI Nanggala-402 merupakan Instruksi Presiden Jokowi.

"Ini merupakan suatu bentuk perhatian sekaligus penghargaan dari pemerintah terhadap para Pahlawan Prajurit KRI Nanggala-402 yang telah gugur di medan tugas," ujarnya.

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 2 halaman

Rampung Desember

Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bekerja sama dengan TNI AL membangun perumahan khusus tersebut sebanyak 53 unit rumah yang terdiri dari 1 unit rumah tipe 90 dengan luas tanah 320 m² yang diperuntukkan bagi Perwira Tinggi.

Lainnya, 7 unit rumah tipe 72 dengan luas tanah 280 m² bagi Perwira Menengah, 10 unit rumah tipe 54 dengan luas tanah 280 m² bagi Perwira Pertama, serta 35 unit rumah tipe 45 dengan luas tanah 240 m² bagi prajurit Bintara dan Tamtama.

Perumahan ini dibangun di atas tanah seluas kurang lebih 2 hektar, dimana pembangunannya telah dilaksanakan sejak 23 Agustus 2021 dan ditargetkan selesai pada 21 Desember 2021 mendatang.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.