Sukses

1.468 Polisi Amankan Pilkades Serentak di Jember, Rawan Rusuh?

Liputan6.com, Jember - Sebanyak 1.468 personel polisi siap mengamankan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di 25 kecamatan di Jember pada pada 25 November 2021.

Kepala Bagian Operasional Polres Jember Kompol Agus Supariono mengatakan, pengamanan pilkades serentak di 59 desa yang tersebar di 25 kecamatan melibatkan berbagai pihak.

"Kami dibantu delapan polres tetangga, Satuan Brimob Polda Jatim, dan Direktorat Samapta Polda Jatim," katanya di Jember, Selasa (23/11/2021), dikutip dari Antara.

Menurutnya, pengamanan dari delapan polres di antaranya Polres Lumajang, Polres Situbondo dan Polres Bondowoso dengan total keseluruhan sebanyak 1.468 personel.

"Personel Polri ditambah dengan personel TNI dan Satpol PP Jember serta Linmas untuk mengamankan pilkades serentak," tuturnya.

Ia mengatakan kekuatan personel pengamanan itu guna menjamin proses pemungutan suara yang diselenggarakan di 905 tempat pemungutan suara (TPS) dan pengendalian antisipasi kerumunan.

"Kekuatan personel pengamanan TPS sebanyak 532 personel, 142 berasal dari Polres dan 390 dari polsek," ujarnya.

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

Siap Siaga

Ia menjelaskan Polres Jember juga melibatkan fungsi Satreskrim sebagai tim penindak apabila terjadi hal yang tidak diinginkan dan memroses lebih lanjut, serta didukung oleh tim alap-alap Satsamapta Polres Jember.

"Personel yang bertugas tidak boleh lengah dan semua harus siap siaga menjalankan tugas sesuai fungsinya masing-masing demi memberikan rasa aman bagi pihak penyelenggara dan juga masyarakat yang menyalurkan hak suaranya," katanya.

Dalam pesta demokrasi di tengah pandemi, lanjut dia, protokol kesehatan di TPS juga tetap akan dijaga ketat oleh petugas guna memastikan penerapan protokol kesehatan dapat berjalan baik saat pelaksanaan waktu pencoblosan.

Pilkades serentak di Jember dilaksanakan di 59 desa dari 25 kecamatan dengan jumlah peserta 214 orang calon kepala desa.